Suara.com - Derita karyawan BUMN farmasi PT Indofarma Tbk (INAF) yang belum mendapatkan pembayaran gaji bulan Maret 2024 menjadi perbincangan hangat publik baru-baru ini.
Hal itu terjadi usai perusahaan mengumumkan belum bisa membayar upah hak karyawan karena kondisi arus kas perseroan tidak cukup alias minus pada Rabu (19/4/2024) di laman Bursa Efek Indonesia (BEI).
Namun di tengah kondisi tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir justru perasaannya sedang senang bukan kepalang.
Yah, kegembiraan Erick Thohir itu terjadi usai Timnas Indonesia berhasil menang melawan Australia dalam lanjutan pertandingan Piala Asia U-23 pada Kamis malam (18/4/2024). Sang Garuda menang 1-0 atas Negeri Kanguru sehingga membuka kans untuk lolos ke babak berikutnya.
Erick Thohir diketahui juga menjabat Ketua Umum PSSI. Hari ini pula Jumat (19/4/2024) organisasi tersebut tengah berulang tahun yang ke-94 tahun.
Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Etho sapaan akrabnya tak bisa menyembunyikan kegembiraanya atas kemenang tim asuhan Shin Tae Yong itu.
"Alhamdulliah 3 poin untuk Garuda Muda! Luar Biasa perjuangan seluruh Timnas Indonesia U-23. Tak kenal lelah dan terus fight sepanjang laga," tulis Etho.
"Belum saatnya puas, karena masih ada satu pertandingan penentu melawan Yordania," tambah keterangannya.
Postingan Etho ini pun telah disukai sebanyak 351.583 ribu pengguna Instagram dengan 8.898 ribu komentar.
Baca Juga: 3 Pemain Indonesia U-23 yang Tampil Luar Biasa saat Kalahkan Australia, Ernando Ari di Luar Nalar
Sedikit informasi saja, kondisi keuangan BUMN farmasi PT Indofarma Tbk (INAF) kini diujung tanduk, hal itu terjadi usai perusahaan mengumumkan bahwa arus kas mereka tidak cukup untuk membayar gaji karyawan.
Kondisi keuangan yang memburuk ini sudah terjadi sejak satu bulan terakhir atau tepatnya bulan Maret 2024 lalu.
Ia beralasan, INAF terjerat PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) Sementara per 29 Februari 2024.
Putusan Majelis Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 28 Maret 2024 mewajibkan perseroan berkoordinasi dengan tim pengurus yang ditunjuk pengadilan sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan.
Namun, karyawan Indofarma telah menerima THR per 5 April 2024 secara penuh sesuai dengan Perjanjian Kerja Bersama.
Selain karyawan, nasib piutang kreditur kepada INAF masih belum jelas, karena Yeliandriani belum dapat menyampaikan informasi terkait kesiapan dana untuk melunasi tagihan pemohon PKPU.
Nasib BUMN Farmasi itu kian tertekan karena auditor negara, yakni BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tengah melakukan audit investigasi indikasi fraud pada perseroan.
Tag
Berita Terkait
-
3 Pemain Timnas Indonesia U-23 Terbaik di Laga Kontra Australia di Piala Asia U-23 2024
-
Jelang Piala Asia, Pelatih Timnas Wanita Indonesia Tetapkan Kriteria Tinggi
-
'Babak Belur' Lawan Australia, Terkuak Pratama Arhan Curhat Manja ke Azizah Salsha
-
3 Pemain Indonesia U-23 yang Tampil Luar Biasa saat Kalahkan Australia, Ernando Ari di Luar Nalar
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati
-
Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ
-
Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung