Suara.com - Berdasarkan implementasi Peraturan Wali Kota Tangerang Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Usaha Mikro, pelaku usaha Perhotelan menggandeng UMKM Tangerang Raya dalam memberikan fasilitas bagi produk-produk UMKM agar dapat dipasarkan di setiap hotel di Kota Tangerang.
Dikutip dari kantor berita Antara, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Tangerang, Banten menyebutkan, sampai saat ini sudah ada empat hotel yang bekerja sama untuk pembuatan Gerai UMKM.
Di gerai inilah, produk-produk UMKM dipajang serta dipasarkan. Jenisnya beragam, selaras dengan karya yang dihasilkan unit-unit UMKM Tangerang Raya.
“Sebelumnya telah diresmikan di Hotel Mercure, Golden Tulip dan Hotel Horison. Swiss Belhotel menjadi hotel keempat yang telah memiliki Gerai UMKM Kota Tangerang. Semoga terus bertambah dan terus diperluas,” ungkap Suli Rosadi, Kepala Disperindagkop UKM di Tangerang, Jumat (26/4/2024).
Swiss Belhotel disebutkannya menjadi target karena menjadi salah satu hotel yang ramai dikunjungi wisatawan dari luar daerah. Kemudian posisinya berdekatan dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Sehingga cocok untuk memasarkan produk UMKM agar dikenal lebih luas wisatawan dalam dan luar Kota Tangerang,” lanjut Suli Rosadi.
Sedangkan Babe Asdin, Direktur UMKM Tangerang Raya menyatakan UMKM yang terlibat dalam Gerai UMKM ini memasarkan produk-produk yang telah melewati proses kurasi. Di antaranya lulus sertifikasi halal, MUI (Majelis Ulama Indonesia), dan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga).
“Dari puluhan hotel yang dibangun di Kota Tangerang, pastinya akan terus kami kembangkan. Targetnya hotel-hotel bintang tiga dan empat, dengan target sasaran yang lebih pasti. Khususnya para wisatawan luar Kota Tangerang bahkan luar negeri,” jelas Babe Asdin.
Baca Juga: Sukses Bawa UMKM Go Global, Pertamina Kembali Gelar UMK Academy 2024
Berita Terkait
-
Pertanian dan UMKM Jadi Andalan Ekonomi Baru
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Tak Cukup Kasih Modal, UMKM Perlu Akses Pasar Agar Naik Kelas
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Bukan Sekadar April Mop, Harga Plastik Melejit hingga 50 Persen: Sanggupkah UMKM Kita Bertahan?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar