“Mungkin sesuatu yang sebelumnya belum ada, seperti layer-2 Bitcoin, Bitcoin DeFi, atau protokol yang dibangun di atas jaringan Bitcoin,” ungkap Andreas Tobing, menyatakan optimismenya terhadap perkembangan ekosistem Bitcoin.
Perlu diketahui, developer saat ini telah berusaha bereksperimen terhadap jaringan Bitcoin untuk menjadikan Bitcoin bukan hanya sekadar menjadi media transfer saja. Eksperimen seperti Ordinal di tahun 2023, dan perkembangan lanjutannya yakni Runes di tahun 2024 ini menunjukkan adanya potensi besar dalam perkembangan ekosistem Bitcoin.
“Yang sedang naik saat ini tokenisasi atau RWA tokenisasi bisa dipakai macam-macam, misal real estate dan tokenisasi bonds, saham, dan aset sekuritas”, pendapat M Yusuf Musa mengenai narasi potensial.
RWA merupakan salah satu narasi yang kuat di kuartal pertama tahun 2024 ini, dengan performa kumpulan aset kripto RWA adalah yang terbaik kedua, setelah sektor memecoin. Institusi besar seperti BlackRock, tahun ini akan mengeluarkan aset ter-tokenisasi setara Dolar AS, yakni BUILD, menambah keyakinan dari narasi ini.
“Di siklus ini, kita banyak melihat scaling solution untuk Ethereum. Orang-orang cenderung malas menggunakan Ethereum karena mahal,” ungkap Brenda mengenai narasi layer-2. Layer-2 untuk Ethereum telah memperlihatkan traffic yang besar dan menjadi familiar bagi pengguna kripto.
Usai bincang-bincang acara dilanjutkan dengan pengenalan platform CoinMarketScore. Di acara ini tim CoinMarketScore mengajak para peserta untuk mencoba platform yang ditenagai oleh AI ini.
Ada beberapa fitur unggulan CoinMarketscore, di antaranya adalah sebagai berikut.
- Evaluasi Skor Aset Kripto: Memberikan penilaian yang obyektif untuk setiap aset kripto, membantu pengguna membuat keputusan investasi yang terinformasi.
- Prediksi Harga dan Volume: Melakukan analisis mendalam terhadap data harga dan volume aset kripto, memberikan wawasan yang komprehensif tentang tren pasar dan volatilitas, serta memandu pengguna dalam membuat keputusan perdagangan yang cerdas dan tepat waktu.
- Penilaian Nilai Aset Kripto: Memberikan estimasi real-time terhadap nilai intrinsik sebuah aset kripto, membantu pengguna menilai potensi pertumbuhan dan keamanan investasi.
- Prediksi Pasar Langsung: Menyediakan informasi langsung mengenai pergerakan pasar aset kripto, memungkinkan pengguna untuk merespons perubahan pasar dengan cepat.
- Penilaian Kredit: Menilai kredibilitas dan keandalan berbagai aset kripto, membantu pengguna dalam mengevaluasi risiko dan potensi keuntungan investasi.
- Prediksi dari Pola Candlestick: Mengidentifikasi peluang perdagangan berdasarkan pola dan tren pasar, membantu pengguna meningkatkan hasil perdagangan mereka.
- Penyesuaian Pelacak Portofolio: Memberikan alat bagi pengguna untuk mengelola investasi kripto mereka dengan lebih efisien, memberikan pandangan yang lebih komprehensif terhadap portofolio mereka.
Fitur-fitur beragam dari CoinmarketScore ini dapat digunakan oleh pengguna untuk mendapatkan wawasan yang lebih dalam mengenai pasar kripto, dan dapat menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan investasi terhadap aset kripto yang diminati.
Baca Juga: Menilik Arah Pasar Kripto Indonesia Pasca Halving Bitcoin
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
Terkini
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI, Apa yang Terjadi saat Independensi Bank Sentral Hilang?
-
Jangan Salah Pilih! Ini 6 Perbedaan Utama Paylater dan Kartu Kredit
-
Harapan Purbaya ke Ponakan Prabowo Setelah Resmi Masuk BI, Bantah Fiskal Kuasai Moneter
-
Profil Pengusaha di Balik Emiten ZINC, Harga Sahamnya Mendadak Curi Perhatian
-
Produksi AS Terpangkas Badai, Harga Minyak Dunia Justru Terkoreksi
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
OJK Cabut Izin Usaha PT Varia Intra Finance, Ini Faktornya
-
Purbaya Cuek soal Peringatan Noel: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Gede!
-
Sepanjang 2025, Pengembang Serah Terima 16.500 Unit Hunian di Meikarta
-
Pakar: Dugaan Fraud Dana Syariah Indonesia Bisa Tekan Minat Investor Pindar