Komitmen ini diwujudkan dengan penerapan kebijakan dan strategi yang berfokus pada minimalisasi dampak dan pemulihan ekosistem.
Tom bilang emiten dengan kode saham MDKA ini memahami betul aktivitas pertambangan dapat mempengaruhi lingkungan. Oleh karena itu, perusahaan menerapkan pendekatan dan kebijakan lingkungan yang bertujuan melindungi serta meminimalkan dampak dari kegiatan operasional.
Sejumlah upaya lanjut Tom dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan yang dilakukan perusahaan.
Salah satunya menerapkan sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015, dimana Merdeka Copper menerapkan standar internasional ISO 14001 untuk memastikan pengelolaan lingkungan yang efektif
Selain itu perusahaan juga fokus mengurangi penggunaan air baku dan mengoptimalkan daur ulang air. Beberapa tambang bahkan menggunakan sistem air sirkuit tertutup (Closed Loop Water System) untuk meminimalkan penggunaan air bersih.
Merdeka Copper juga berupaya mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan efisiensi energi sebagai bentuk komitmen terhadap aksi iklim.
Tak lupa Merdeka Copper Gold juga memiliki program reklamasi dan revegetasi untuk mengembalikan fungsi lahan bekas tambang menjadi produktif kembali.
Upaya perusahaan ini dalam menjaga kelestarian lingkungan mendapat apresiasi. Dimana Peringkat ESG (Environmental, Social, and Governance) Merdeka Copper Gold naik menjadi A pada akhir Oktober 2023, yang dikeluarkan oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI).
"Dengan berbagai upaya tersebut, PT Merdeka Copper Gold Tbk diharapkan dapat menjalankan kegiatan usahanya secara berkelanjutan, seiring dengan upaya pelestarian lingkungan hidup," pungkasnya.
Baca Juga: Emiten Tambang Merdeka Copper Mau Terbitkan 2,4 Miliar Saham Baru, Tertarik?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo
-
200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang
-
124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin
-
Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini
-
Harga Minyak Dunia Ambles 7 Persen, Drama AS-Iran Guncang Pasar Energi
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari
-
Jasa Marga Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 di GT Cileunyi, Ini Strateginya
-
Ini Alasan Garuda Indonesia Terus Alami Kerugian
-
Trump Ungkap Nego Perang Berjalan Mulus, Iran Bantah: Awas 'Manipulasi' Pasar!