Suara.com - Emiten tambang PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berencana untuk menerbitkan sebanyak 2.447.298.377 atau 2,4 miliar saham baru atau setara 10 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh.
Aksi korporasi melalui Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement akan dilakukan dalam waktu dekat.
Nantinya hasil dari itu akan diguakan sebagai modal kerja dan belanja modal yang kelak dapat digunakan untuk pembelian saham, aset, dan penyertaan saham perusahaan tambang mineral.
“Melalui private placement III, perseroan diharapkan mendapatkan alternatif sumber pendanaan untuk melaksanakan potensi ekpansi,” tulis manajemen MDKA dalam keterangan resmi dikutip Selasa (7/5/2024).
Manajemen telah melakukan analisa peningkatan modal setelah pelaksanaan private placement dengan hasil meningkat USD386,6 juta atau Rp6,2 triliun bila mengacu pada harga MDKA pada penutupan bursa tanggal 3 Mei 2024 senilai Rp2.560 per lembar.
Dengan peningkatan modal itu, rasio utang tarhadap ekuitas membaik menjadi 0,7X dari posisi saat ini di level 0,8 X.
Namun bagi pemodal MDKA, aksi ini dapat mengalami dilusi sedalam-dalamnya 9,091 persen dari porsi sahamnya saat ini.
Adapun aksi korporasi ini akan dihelat dalam rentang waktu 2 tahun usai mendapat restu pemodal dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 12 Juni 2024.
Baca Juga: Daftar Saham RI yang Diuntungkan dari Konflik Iran-Israel
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite
-
Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil
-
Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis