Suara.com - Met Gala adalah ajang amal fesyen terbesar di dunia. Acara itu diadakan oleh Costume Institute.
Pada 1973, Costume Institute membangun The Museum of Customer Art. Adapun Met Gala pertama kali hadir pada 1948.
Kala itu, tamu laki-laki yang hadir memakai setelan jas dan tamu perempuan memakai gaun.
Para tamu yang diundang, biasanya tokoh fesyen dunia dan super model. Mereka wajib membeli tiket seharga $50.
Dari tahun ke tahun, harga tiket Met Gala makin meningkat. Sebut saja tahun 2024, tiket perorangan dibanderol $75000 setara Rp1,2 miliar.
Tahun 2022 harga tiketnya $35000 atau Rp561,7 juta. Bahkan pada 2015, harga tiketnya seperempat dari apa yang sekarang.
Bahkan pada periode yang sama, Costume Institute berhasil mengumpulkan kotak amal senilai $26 juta atau Rp417,3 miliar.
Jumlah itu pun menandingi acara amal lainnya seperti Gala musim gugur terbaru, Net York City Ballet yang hanya mendapat amal $4 juta setara Rp64,2 miliar.
Bahkan acara amal Gala Museum Sejarah Alam jumlahnya lebih rendah, yaitu $2,5 juta atau Rp40,1 miliar.
Baca Juga: Erina Gudono Ikut Singgung Kontroversi Met Gala 2024, Tak Peduli Genosida di Palestina
Seiring berjalannya waktu, Met Gala juga mengundang artis film, penyanyi, selebgram dan youtuber.
Ajang amal ini tak bisa dihadiri oleh sembarang orang. Ada sejumlah syarat yang harus terpenuhi.
Selain membeli tiket, para tamu harus menjadi donatur terbesar ke The Museum of Costumer Art.
Selanjutnya para tamu adalah rumah model ternama atau terbesar.
Jadi, Met Gala menerapkan kebijakan Wintour. Artinya biarpun telah menyumbang dana ke museum sebesar $1 juta atau Rp14,7 miliar, belum tentu dapat undangan Met Gala.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Jangan Terlena Konflik Timur Tengah, Ada Bom Waktu di Laut Cina Selatan, RI Bisa Kena Getahnya
-
Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas
-
Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048
-
Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara
-
Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya
-
Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO
-
Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela
-
Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang
-
Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi
-
Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap