Suara.com - PT Mulia Boga Raya Tbk (MBR) yang merupakan anak usaha PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) menunjuk Indrasena Patmawidjaja menjadi Direktur Utama PT Mulia Boga Raya Tbk menggantikan Paulus Tedjosutikno yang saat ini menjadi Komisaris perusahaan.
Perubahan susunan Direksi dan Komisaris perusahaan disampaikan pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) bersamaan dengan disetujuinya dividen sebesar Rp 79,5 miliar yang akan diberikan pada Mei 2024.
”Dengan melihat laporan keuangan MBR pada kuartal 1-2024, kami optimistis kinerja MBR akan positif di tahun 2024 ini. Target kami adalah mencapai pertumbuhan dua digit dalam pendapatan di pasar domestik dan internasional, dengan fokus pada penetrasi pasar baru dan diversifikasi produk,” ujar Indrasena Patmawidjaja Direktur Utama PT Mulia Boga Raya Tbk ditulis Kamis (16/5/2024).
MBR mencatat penjualan bersih di kuartal 1-2024 sebesar Rp 339,08 miliar atau naik 28% dari kuartal yang sama pada periode sebelumnya. Sedangkan laba periode berjalan meningkat 35% menjadi sebesar Rp 40,08 miliar.
Untuk menjaga momentum ini, MBR melalui merek Prochiz melakukan berbagai strategi salah satunya adalah melalui program consumer promo bertajuk "Berkah Fantaschiz bersama Prochiz 2024" yang berlangsung pada bulan Ramadan 2024.
Melalui kode unik yang ada pada kemasan produk, konsumen berkesempatan untuk memenangkan beragam hadiah mulai dari saldo e-wallet, smartphone, motor hingga mobil dengan total hadiah mencapai miliaran rupiah.
“Sebelumnya saya memang rutin membeli produk Prochiz untuk bahan dasar membuat kue. Awalnya saya hanya iseng coba-coba memasukkan kode unik yang ada pada kemasan, siapa tahu beruntung karena saya memang belum pernah menang hal seperti ini. Ketika saya masukkan kodenya, ternyata saya dapat mobil. Awalnya saya tidak percaya, tapi kemudian langsung dikonfirmasi oleh tim Prochiz. Saya merasa sangat bersyukur bisa menjadi pemenang dan mendapatkan hadiah utama berupa mobil,” ujar Sarni Fauziah, 30 tahun asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Sarni mengaku tidak menyangka bisa membawa pulang 1 unit mobil dari Prochiz yang selalu ia beli sebagai bahan dasar utama dalam membuat kue kering pada bulan Ramadan.
"Kami mencanangkan program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga dapat terus menebar kebahagiaan dan menjangkau konsumen setia kami di seluruh Indonesia. MBR secara konsisten menjadikan Prochiz sebagai standar keju di Indonesia dan semakin memantapkan posisinya sebagai keju buatan asli anak bangsa nomor satu di Indonesia,” pungkas Indrasena.
Baca Juga: Pasar Mobil Indonesia Makin Suram, Penjualan Terus Turun di April
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis