Suara.com - PT Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI), yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyambut optimis industri Information and Communication Technology (ICT) kedepannya.
Untuk itu perusahaan menargetkan bisa lebih banyak lagi menggaet pelanggan swasta.
Direktur Utama SISI, Achmad Tholchah mengatakan, kemampuan dan pengalaman dalam mengelola sistem Information and Communication Technology (ICT) di SIG Group, mendorong SISI untuk mengembangkan bisnisnya dengan mengakuisisi pelanggan baru di luar SIG Group.
"SISI terus memperhatikan kebutuhan industri yang terus berkembang agar adaptif dan mampu menghadirkan solusi ICT yang inovatif, sekaligus sebagai landasan dalam menyusun strategi pemasaran yang tepat," kata Tholchah dalam keterangannya dikutip Senin (20/5/2024).
SISI merupakan anak usaha SIG yang didirikan pada 2014 sebagai pengelola sistem ICT di lingkungan SIG Group. Seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap layanan ICT, pada 2017 SISI memulai inisiatif untuk mengembangkan bisnisnya dengan menggarap pasar di luar SIG Group.
Perjalanan bisnis SISI memasuki babak baru pada 2022, di mana SISI semakin gencar bergerak keluar untuk mengakuisisi lebih banyak pelanggan dengan menawarkan tiga produk layanan, antara lain Shared Services, Digital Solution, dan System Integrator.
Menurut Achmad Tholchah, dalam aktivitas pemasaran, SISI tidak hanya memaksimalkan saluran digital dan direct selling terhadap calon pelanggan, tetapi juga aktif dalam sejumlah komunitas dan forum.
Saat ini SISI dipercaya oleh berbagai perusahaan untuk menyediakan layanan ICT, antara lain Perum DAMRI, PT Dahana (Persero) Lembaga Management FEB, PTPN III (Persero) dan Anak Perusahaan, PT Pertamina Maintenance & Construction, Biofarma, PT Adhi Karya (Persero) dan PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), PT PP (Persero) dan PT Trakindo Utama.
”Atas upaya yang telah dijalankan, pada 2023 SISI berhasil mencatatkan peningkatan total pelanggan sebesar 50%. Adapun pelanggan dari perusahaan swasta meningkat 75%. Seiring dengan peningkatan jumlah pelanggan, SISI juga berhasil meningkatkan pendapatan sebesar 20% dari internal SIG Group, sementara dari luar SIG Group naik sebesar 35%,” ujar Achmad Tholchah.
Baca Juga: Selama 2023, Grup Pertambangan Ini Optimalkan Program TJSL bagi Pendidikan, Lingkungan dan UMK
Baru-baru ini pun meraih penghargaan The Most Promising Company In Tactical Marketing kategori Anak Perusahaan BUMN pada ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2024.
SISI dinilai berhasil mengelola strategi pemasaran secara efektif melalui optimalisasi saluran digital dan pendekatan customer experience, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan pelanggan dan pendapatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik