Suara.com - Sebagai bentuk upaya tanggap bencana Galodo yang terjadi di Sumatera Barat, PT Pegadaian melalui program Relawan Bakti BUMN Batch V menyalurkan bantuan berupa ketersediaan pangan.
Bantuan diserahkan melalui Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat yang diterima langsung oleh Usra Deni, selaku Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, mewakili Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah pada Minggu (19/5/2024).
Bencana galodo merupakan istilah lokal yang merujuk pada banjir bandang yang bercampur dengan lumpur dan batu akibat tanah longsor yang dipicu oleh curah hujan tinggi. Bencana yang terjadi pasca meletusnya Gunung Marapi Sumatera Barat ini, mengakibatkan galodo lahar dingin yang telah menelan puluhan korban jiwa dan kerusakan sarana dan prasarana umum maupun pemukiman masyarakat.
Momen pemberian bantuan juga diisi dengan diskusi antara Sekretaris BPBD Sumbar dengan para Relawan Bakti BUMN mengenai kondisi terkini di titik lokasi bencana. Dalam kesempatan tersebut, para Relawan bersama-sama diajak untuk menyaksikan pemutaran video update terkini dari lokasi bencana serta mendengarkan kondisi korban yang terdampak terkait bantuan apa saja yang masih dibutuhkan.
Di tempat terpisah, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan turut menyampaikan ungkapan bela sungkawa atas musibah yang terjadi di Sumatera Barat.
“Mewakili Insan Pegadaian, Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi, terkhusus untuk para korban dan masyarakat yang tertimpa musibah agar diberikan kekuatan dan ketabahan. Semoga bantuan yang diberikan oleh Pegadaian dan adik-adik Relawan Bakti BUMN ini dapat sedikit meringankan beban saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera Barat,” ungkap Damar (19/5/2024).
Sementara itu, Ibu Siti salah satu warga yang juga menjadi korban dalam bencana ini, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pegadaian dan berharap bantuan tersebut dapat mengurangi beban masyarakat atau korban terdampak.
"Ketika bencana galodo melanda desa kami, kami kehilangan hampir segalanya. Rumah saya hancur, jalan yang biasa saya lalui untuk bekerja juga longsor. Situasi kami sangat kritis, dan kami tidak tahu harus mulai dari mana untuk membangun kembali kehidupan kami. Kami sangat berterima kasih bagi PT Pegadaian karena tidak hanya memberikan bantuan yang kami butuhkan seperti makanan dan pakaian, tetapi juga memberikan dukungan moral yang sangat berarti," ujar Ibu Siti.
Pegadaian mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung dan terlibat dalam kegiatan ini, terutama BPBD Sumatera Barat termasuk kepada Relawan Bakti dari berbagai BUMN yang telah membantu pendistribusian bantuan kepada masyarakat. Melalui komitmen Pegadaian Peduli, semoga seluruh dukungan dapat membantu upaya pemulihan di daerah yang terdampak bencana.
Baca Juga: Terapkan Budaya K3 Berkelanjutan Berstandar Tinggi, Brantas Abipraya Kembali Raih Gold di WISCA
Berita Terkait
-
Cara Perusahaan BUMN Berdayakan Ekonomi Masyarakat di Raja Ampat
-
Erick Thohir
-
Dua BUMN Kunjungi Pelindo Mau Contoh Pengelolaan Desa Wisata
-
Pos Indonesia Pastikan Penyaluran Bansos Sembako dan Program Keluarga Harapan Tiba di Tangan Penerima Tepat Waktu
-
PNM Peduli, Gerak Cepat Bantu Bencana Banjir Bandang dan Lahar Dingin Sumatera Barat
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto