Suara.com - Tiktok mengalami sejumlah masalah dengan pemerintah AS karena dinilai tak bisa memberi keamanan informasi bagi pengguna Tiktok.
Akhirnya, pemerintah AS mengesahkan undang-undang yang menyebut bila Tiktok harus dijual kepada negeri Paman Sam itu.
Namun Tiktok bersama ByteDance mengajukan gugatan. Mereka tak setuju dengan keberadaan undang-undang tersebut. Sebab dinilai melanggar hak kebebasan berpendapat.
Namun di tengah perseteruan Tiktok dengan pemerintah AS, seorang miliader bernama Frank McCourt berniat membeli Tiktok. Itu pun jika Tiktok benar-benar akan dijual. Diketahui aset Tiktok di AS bernilai $35-40 miliar.
Frank melihat peluang besar Tiktok: bisnis aplikasi dengan membangun web alternatif. Para pengguna bisa memiliki dan mengontrol data mereka sendiri.
Miliader tersebut, dulunya pemilik Los Angees Dodgers dan Ketua Eksekutif McCourt Global—perusahaan investasi.
Frank sebelumnya menjual Dodgers dengan mematok harga $2 miliar atau Rp pada 2012. Kemudian belakangan ini dirinya ingin membuat media sosial bernama Project Liberty.
Medsos itu pertama kali diumumkan pada 2021. Frank punya tujuan: bersaing dengan Meta Platforms Inc. dan raksasa internet lainnya.
Frank dikenal sebagai seorang dermawan dan eksekutif bisnis. Kekayaan bersihnya mencapai $1,4 miliar atau Rp22,31 triliun.
Dirinya terlahir di keluarga pengusaha real estate dan konstruksi. Tak heran Frank bergelar lulusan ekonomi di Universitas Georgetown pada 1975.
Karir pertama Frank: mendirikan perusahaan real estate miliknya sendiri pada 1977. Dia sangat tekun hingga menjadi pemgembang real estate terbesar di Boston. Kala itu, real estate Frank berupa tempat parkir.
Bisnisnya terus berkembang. Frank menjadi pemilik klub sepak bola Ligue 1 Perancis Olympique de Marseille. Bahkan sedari 2004-2012, Frank adalah pemilik dan ketua MLB Los Angeles Dodgers dan Dodger Stadium.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
IHSG Loyo, Kapitalisasi BEI Merosot 1,03% Pekan Ini, Jadi Rp 14.787 triliun
-
Iran Tutup Pelayaran Selat Hormuz, Pasokan Minyak Mentah Bisa Terganggu
-
Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan
-
Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG
-
Harga BBM Pertamina Melonjak per 1 Maret, Pertamax Dibanderol Rp 12.300/Liter
-
Usaha Mining Bitcoin Milik Donald Trump Rugi Besar
-
IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan
-
Harta Kekayaan Riva Siahaan, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga