Suara.com - Menurut data dari CoinGecko, salah satu platform agregasi data aset kripto independen terbesar di dunia, Bittime berhasil menjadi crypto exchange terbesar ketiga di Indonesia dalam 15 bulan setelah beroperasi.
Bittime, platform investasi aset kripto yang terdaftar resmi di Indonesia, juga baru saja meluncurkan kampanye airdrop gratis token platformnya, Palapa, secara besar-besaran.
“Kami sangat bangga melihat data yang diberikan Coingecko, dan berterima kasih kepada pengguna setia Bittime atas pencapaian ini. Bittime sangat mementingkan keamanan, kenyamanan, dan diversifikasi aset kripto untuk penggunanya. Inilah alasan utama mengapa Bittime disukai oleh pengguna,” jelas CEO Bittime, Ryan Lymn ditulis Rabu (29/5/2024).
Tak hanya menjadi platform crypto exchange yang aman serta terpercaya di Indonesia, Bittime juga menyediakan token yang lengkap dan beragam.
Bittime berkomitmen menyediakan token meme dan hype yang terbaru serta populer di pasar aset kripto. Saat ini, pengguna Bittime telah mencapai lebih dari 500.000 orang dan terus menerus bertambah.
Selain itu, Bittime juga menghadirkan produk staking. Produk ini membantu pengguna memperoleh imbal hasil yang stabil selama periode kepemilikan token. Adapun aset kripto yang didukung produk staking mencakup beberapa token arus utama hingga token meme yang populer.
Produk staking Bittime telah mendapat izin resmi dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Dimana, saat ini hanya ada dua platform pertukaran aset kripto yang memiliki izin tersebut di Indonesia.
Mencermati permintaan pasar adalah salah satu fokus Bittime demi memberikan pengalaman terbaik untuk masyarakat dan investor aset kripto. Karena itu, Bittime baru-baru ini juga merilis kampanye token platform, bernama Palapa.
Menurut white paper resmi, Palapa akan memainkan peran penting dalam ekosistem Bittime. Fungsinya antara lain memberikan diskon biaya transaksi, kuota untuk layanan kustodian, kemampuan tata kelola, imbal hasil yang staking yang lebih tinggi, airdrop untuk token baru, dan lainnya.
“Kehadiran token Palapa akan sangat mendorong peningkatan ekosistem Bittime. Dengan memiliki token Palapa, pengguna akan dapat meningkatkan pengalaman perdagangan aset kripto mereka dan memperoleh banyak keuntungan dengan berpartisipasi dalam pertumbuhan Bittime,” kata Ryan.
Ryan menjelaskan bahwa Palapa sebagai token platform utilitas merupakan modul fungsional penting yang akan menguntungkan pemiliknya sebagai pengguna Bittime. Bahkan, dalam roadmap-nya, token Palapa juga akan memiliki produk derivatif dan staking.
Saat ini Bittime sedang mengadakan kampanye airdrop gratis untuk meluncurkan Palapa sebagai token platform, dimana tercatat lebih dari jutaan peserta telah berpartisipasi.
Total hadiah yang disiapkan mencapai 3.000.000 token Palapa. Publik dapat mengikuti kampanye airdrop ini melalui media sosial atau website Bittime dan Palapa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi