Suara.com - Pelatihan bordir yang diadakan Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) berjalan dengan lancar dan sukses. Pelatihan digelar di Yuyun Bordir, Ulee Kareng, Banda Aceh.
Pembingbing pelatihan, Yuyun, mengatakan pelatihan ini akan terus menjadi jembatan bagi anak muda Aceh untuk mengembangkan potensi mereka dalam berbagai bidang, termasuk seni bordir yang kreatif dan inovatif. Terlebih memberikan peluang usaha baru untuk anak muda Aceh.
Menurutnya, pengetahuan tambahan tentang penempatan pola-pola pada kain yang diberikan pada hari terakhir menjadi puncak manis bagi pelatihan yang telah berjalan lancar.
"Untuk bakat mereka sendiri disini itu sangat terlihat ya, mereka langsung mengeksplore diri gitu, mengeluarkan bakat-bakat yang ada, keinginan mereka yang ada untuk mengulik macam-macam motif dengan di padupadankan untuk menjadi satu kesatuan bordir yang bagus” kata Yuyun dalam keterangannya, ditulis Kamis (6/6/2024).
Yuyun berharap agar para anak muda dapat melanjutkan warisan pengrajin tradisional dengan sentuhan inovasi yang lebih kreatif. Hal ini dianggap sebagai langkah penting dalam memajukan industri bordir Aceh ke tingkat yang lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada peningkatan perekonomian lokal.
“Sebagian besar pembordir di Aceh itu memang pekerjaanya terutama ibu-ibu itu membordir. Tapi kebutuhan untuk membordir Aceh sekarang membutuhkan anak muda untuk meneruskan kita menjadi pengrajin-pengrajin di Aceh yang lebih bisa maju, stylish dan bisa mengikui perkembangan jaman," jelasnya.
Peserta seperti Cut Novitasari (21) dan Intan (19), mengaku merasa senang atas ilmu baru yang mereka dapatkan dan bersyukur atas kesempatan bertemu dengan teman baru serta mempelajari teknik bordir dari berbagai daerah.
Intan mengungkapkan betapa senangnya bisa memperoleh ilmu baru selama pelatihan tersebut. Dari hari pertama hingga hari terakhir, dia dan rekan-rekannya diajarkan berbagai teknik bordir yang beragam.
Intan berasal dari Aceh Tengah, tempat di mana dia hanya terbatas pada satu jenis bordir, yaitu bordir kerawang gayo. Namun, dengan pelatihan ini, dia bisa memperluas wawasannya.
Baca Juga: Bisa Jadi Peluang Usaha, Sukarelawan Wong Kito Dewe Gelar Pelatihan Ikan Lele Asap
"Jadi disana hanya bisa belajar bordir kerawang gayo. Tapi disini kita diajarkan juga dari daerah lain," imbuhnya.
Sementara itu, Cut Novitasari juga menyuarakan rasa terima kasihnya terhadap AMANAH atas kegiatan pelatihan tersebut. Dia menilai AMANAH telah luar biasa dalam mengadakan pelatihan seperti ini. Dia berharap agar kegiatan semacam ini dapat menjadi jembatan bagi pemuda-pemudi Aceh untuk terus mengasah kemampuan mereka dan mengembangkan potensi dalam bidang bordir serta bidang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan
-
Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah
-
Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?
-
Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II
-
METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru