Suara.com - Developer properti, PT Sedaya Indah Selaras (SIS Property) merilis proyek perumahan terbaru mereka yakni Grand Waru Residence, sebuah hunian keluarga asri dengan fasilitas terlengkap.
Grand Waru Residence berlokasi di desa Waru, Parung, Kab Bogor. Berdiri diatas lahan 2,5Ha, area ini merupakan kawasan berkembang, cocok untuk kaum milenial dan Gen Z yang mencari hunian dengan lokasi strategis.
"PT Sedaya Indah Selaras (SIS) sedang gencar-gencarnya dan berkonsentrasi mengembangkan rumah-rumah bergaya milenial yang dibidik untuk pasar anak muda atau milenial di seputaran Jabodetabek saat ini," kata Ary Nugraha, General Manager SIS dalam keterangannya dikutip Jumat (14/6/2024).
Lokasi Grand Waru Residence berdekatan dengan pasar tradisional, Plaza Parung, The Park Sawangan Mall, RS Brawijaya, RSUD Parung, dan RS Pena 98. Untuk fasilitas pendidikan, hunian ini hanya berjarak 10 menit dengan Sekolah Alam, SMA Dwi Warna, Student One Islamic School, hingga Universitas Pamulang.
Tersedia akses Tol Depok Antasari - Tol Pamulang Pondok Cabe, serta Tol Bojonggede (Bogor Outer Ringroad) yang masih dalam pengerjaan. Tak cukup itu saja, di area ini juga semakin lengkap dengan transportasi umum yang beroperasi selama 24 jam.
"Grand Waru Residence berada di lokasi strategis yang memiliki akses mudah ke Tangerang Selatan, Depok, dan Jakarta. Selain itu, hunian ini juga berdekatan dengan fasilitas-fasilitas pendukung seperti pasar, pusat perbelanjaan, Rumah Sakit, sekolah, hingga akses tol," sambung Ary Nugraha.
Ary Nugraha menambahkan, hunian Grand Waru Residence akan dibangun sebanyak total 193 unit, rumah 2 lantai dengan type 55 dan 60, dengan luas tanah terkecil 60 m2 sampai dengan 130 m2. Grand Waru Residence juga mengedepankan desain rumah yang pastinya tidak kalah menarik dibanding pengembang-pengembang rumah kelas kakap.
"Karena pengembang kelas sedang pun punya taste bagus yang sarat dengan tampilan modern ala kekinian. Untuk aspek legalitas juga tak perlu diragukan, keseluruhan lahan sudah atas nama Developer dalam bentuk SHGB. Sudah memiliki izin Persetujuan Bangunan dan Gedung (PBG/IMB)," terang Ary Nugraha.
Soal harga, Grand Waru Residence dipasarkan mulai dari Rp500 jutaan dengan bangunan 2 lantai. Sistem pembayaran bisa melalui cash, cash bertahap, atau melalui KPR dengan Bank Syariah dan Konvensional.
Baca Juga: Mengenal Arti dari Trust Issue yang Ramai Disebut Gen Z di Media Sosial
Untuk mendapatkan unit Grand Waru Residence, konsumen hanya perlu menyiapkan tanda jadi sebesar Rp2,5 juta dengan cicilan mulai dari Rp5-7 juta per bulan. Masa cicilan atau tenor juga cukup panjang, maksimal bisa 20-25 tahun ditentukan sesuai umur konsumen saat melakukan transaksi pembelian secara KPR.
SIS Property juga menawarkan promo Insentif PPN 50% PMK 2024 dengan masa berlaku Juli - Desember 2024. Lalu bebas Biaya BPHTB, akta Jual Beli dan Balik Nama serta Peningkatan menjadi SHM, bebas biaya KPR, serta ada promo cashback.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
IHSG Masih Merosot pada Pembukaan Senin ke Level 6.959
-
Emas Antam Merosot awal Pekan Ini, Harganya Tembus Rp 2.819.000/Gram
-
Pasar Emas Sedang Konsolidasi? Simak Update Harga Antam dan UBS Hari Ini
-
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
-
PLN Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama di Kawasan Wisata Aloha PIK 2
-
Target 1,4 Juta Wisatawan, Kawasan Wisata Pesisir Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Anggaran Dipangkas, Dapur Tak Ngebul: Jeritan Seniman Jogja hingga Sarjana Menganggur
-
Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok
-
Hanya Berlangsung 3 Hari, IHSG Pekan Ini Akan Dibayangi Rebalancing MSCI
-
Suku Bunga Kredit Bank Resmi Turun ke 8,76 Persen, OJK Ungkap Proyeksinya