Suara.com - Pengusaha kondang Donald Trump digadang-gadang akan maju lagi dalam Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS). Dirinya sempat menang dan menjadi Presiden pada tahun 2017.
Jalannya Donald Trump untuk maju menjadi Presiden AS 2024 ini akan mulus, setelah beberapa pihak kembali meyokong dana.
Salah satunya, sumbangan dari pengusaha besar yang juga sebagai wanita yang 'gila judi atau ratu judi Miriam Adelson.
Seperti dilansir Reuters, Senin (8/7/2024), Miliarder kasino dan mega donatur Partai Republik Miriam Adelson akan menjadi pemodal utama Donald Trump untuk menduduki kursi presiden.
Miriam Adelson akan menggunakan lembaga Super PAC Preserve Americamilik mendiang suaminya untuk mendanai biaya kampanye Donald Trump. Sebelumnya, pada tahun 2020 lalu, lembaga itu yang juga menyokong dana kampanye Donald Trump melawan Joe Biden.
"Tujuan kami adalah mengumpulkan lebih banyak dana dibandingkan sebelumnya, yaitu sekitar USD 100 juta," ujar Miriam kepada Reuters
Sayangnya, Dirinya menolak merinci berapa banyak yang akan disumbangkan Adelson untuk dana kampanye itu
Kabar keterlibatan Adelson pertama kali diberitakan oleh Politico. Juru bicara Adelson tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan informasi mengenai rencana donasinya.
Untuk diketahui, Adelson merupakan seorang dokter kelahiran Israel yang menurut perkiraan Forbes memiliki kekayaan bersih sekitar USD 29,5 miliar.
Baca Juga: Suami dan Anak Usia di Bawah 10 Tahun Kecanduan Judi Online, KemenPPPA Buka Suara
Dia memilih untuk tidak ikut serta dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik, tetapi saat ini berjuang membantu Trump mendapatkan kembali kursi Gedung Putih pada pemilu bulan November.
Adelson dan mendiang suaminya memberikan dana lebih dari USD 218 juta untuk tujuan Partai Republik dan konservatif dalam siklus pemilu AS tahun 2020, menurut Center for Responsive Politics, yang memantau pengeluaran politik.
Keluarga Adelson dikenal karena filantropi dan usaha bisnis mereka di Israel serta sumbangannya untuk tujuan Yahudi. Sheldon Adelson, yang meninggal pada tahun 2021, mengepalai perusahaan kasino Las Vegas Sands Corp.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
Terkini
-
Prabowo Beri Bahlil 1 Minggu untuk Evaluasi Tambang Ilegal
-
Prabowo: Krisis Dunia Jadi Peluang Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern
-
Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global
-
Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja
-
FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!