Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Jepang melanjutkan hubungan dagang antar negara. Hal ini setelah, kedua negara menyepakati perpanjangan Indonesia-Jepang Economic Partnership Agreement (IJEPA).
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) mengatakan, dengan adanya kesepakatan itu, para pelaku usaha yang ingin melakukan ekspor tak dikenakan biaya.
Adapun, beberapa komoditas yang dibebaskan bea masuk seperti, ikan tuna, cakalang, lobster, dan kerang. Selain itu, komoditas buah-buahan diantaranya, nanas dan pisang.
"Buah-buahan itu kadang-kadang kita ke Filipina dulu baru ke Jepang, ini sudah selesai, penting sekali. Makanan dan minuman, serta bahan kimia organik," ujarnya di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Menurut Mendag, kesepakatan ini telah lama diperbincangkan oleh kedua negara sejak 2019. Namun, setelah lima tahun lamanya kedua negara baru sepakat poin-poin yang saling menguntungkan.
"Nah walaupun sederhana tapi ini sesuatu yang bersejarah, 20 tahun, kita selesaikan hari ini, yang alot perjanjiannya tapi sudah selesai pagi ini, baru saja saya teken dengan Menlu Jepang," ucap dia.
Mendag Zulhas merasa optimis dengan adanya kesepakatan ini nilai ekspor bisa meningkat tajam. Dia memproyeksikan, nilai ekspor ke Jepang bisa melonjak 60 persen.
"Proyeksi rata-rata peningkatan ekspor Indonesia ke Jepang pascaimplementasi IJEPA rata-rata 11,6 persen per tahun, tinggi sekali. Ekspor Indonesia ke Jepang diprediksi akan mencapai 36 miliar dolar AS pada tahun 2028, meningkat kira-kira 58-60 persen dari nilai ekspor di 2023," ucap dia.
Untuk diketahui, nilai ekspor RI ke Jepang pada 2023 mencapai 20,8 miliar dolar AS. Angka itu sebenarnya turun dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 42 miliar dolar AS.
Baca Juga: Dihantam Gempa, Jepang Sudah Siapkan Dana Jumbo Setara Tiga Kali APBN Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan
-
Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas
-
Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK
-
Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen
-
Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!
-
Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
-
Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg