Suara.com - Dalam langkah yang signifikan menuju transformasi digital, Nahdlatul Ulama (NU), salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, secara resmi meluncurkan inisiatif dokumen digital melalui aplikasi DIGDAYA Persuratan NU. Inisiatif ini menandai langkah penting dalam memodernisasi proses dokumentasi tradisional di NU.
Sebagai bagian dari perjalanan transformatif ini, NU telah bermitra dengan PT Peruri Digital Security, sebuah perusahaan teknologi dan keamanan digital terkemuka di Indonesia. Sebagai mitra strategis, PT Peruri Digital Security memberikan solusi Sign IT digital canggih dan dukungan kepada NU untuk memastikan kelancaran transisi ke praktik dokumentasi digital.
Berbicara tentang kemitraan ini, Direktur Bisnis ICT PT Peruri Digital Security, Agus F Abdillah, menyatakan antusiasmenya dalam mendukung NU dalam upaya digitalisasi.
"Kami bangga berkolaborasi dengan NU dalam perjalanan transformasi digital mereka. Dengan memanfaatkan teknologi digital terkini dan solusi yang aman, kami bertujuan untuk meningkatkan proses manajemen dokumen NU dan memfasilitasi akses mudah ke informasi penting dalam lingkungan digital yang aman," ujarnya ditulis Selasa (20/8/2024)
"Transformasi digital dokumen NU adalah langkah inovatif awal yang membuka pintu untuk kemajuan ke depan dalam pengelolaan informasi Kolaborasi dengan PT Peruri Digital Security akan memperkuat langkah-langkah kami menuju era dokumentasi digital yang efisien dan aman," kata KH Amin Said Husni Ketua Tim Pengarah Transformasi Digital NU.
Kehadiran NU dalam menerima transformasi dokumen digital sejalan dengan visi organisasi untuk beradaptasi dengan kemajuan modern sambil melestarikan warisan dan nilai-nilainya yang kaya.
Implementasi Digdaya Persuratan NU akan merampingkan komunikasi, meningkatkan efisiensi operasional, dan membuka jalan bagi inovasi digital di komunitas NU ke depan.
Dengan keahlian dan dukungan PT Peruri Digital Security, NU siap mencapai efisiensi yang lebih besar dalam mengelola proses dokumentasinya, memastikan integritas data, dan meningkatkan langkah-langkah keamanan secara keseluruhan di dunia digital.
Baca Juga: Diluncurkan Jokowi, Mampukah INA DIGITAL Mempercepat Integrasi Layanan Publik?
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW
-
Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!
-
Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional
-
Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional
-
Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
-
Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga
-
Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026
-
Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini
-
Menkeu Purbaya Bongkar Alasan Copot Febrio dan Luky: Ada 'Noise' Internal!