Suara.com - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengingatkan pentingnya membangun kedaulatan ekosistem aset digital nasional agar Indonesia tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan industri kripto global.
Hal itu disampaikan Misbakhun saat menjadi pembicara dalam panel diskusi CFX Crypto Conference 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).
Misbakhun menjelaskan aset kripto saat ini tidak lagi terbatas sebagai instrumen investasi, tetapi telah berkembang ke berbagai pemanfaatan nyata yang berpotensi memengaruhi arah ekonomi digital suatu negara.
Dalam paparannya, Misbakhun menyebut Indonesia memiliki 21,37 juta investor aset kripto terdaftar hingga Maret 2026. Sementara nilai transaksi aset kripto sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun.
Menurut Misbakhun, besarnya potensi pasar itu harus diimbangi dengan kemampuan Indonesia membangun ekosistem digital yang kuat dan berdaulat.
Ia menyoroti perkembangan stablecoin global yang semakin dominan dalam berbagai aktivitas ekonomi digital. Berdasarkan data yang dipaparkan, lebih dari USD300 miliar stablecoin beredar di dunia dan sekitar 99 persen di antaranya dipatok pada dolar Amerika Serikat (USD).
Misbakhun menilai kondisi ini dapat menimbulkan tantangan bagi banyak negara, termasuk Indonesia, apabila tidak mampu menghadirkan solusi dan inovasi domestik yang kompetitif.
"Aset kripto tidak lagi sekadar instrumen investasi, melainkan telah berekspansi secara masif ke dalam berbagai use case riil," ujar Misbakhun.
Ia menilai pengembangan ekosistem aset digital nasional menjadi bagian penting dalam menjaga kedaulatan ekonomi di era transformasi digital.
Baca Juga: Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar
Karena itu, regulasi dan penguatan infrastruktur industri dinilai perlu terus dikembangkan agar manfaat ekonomi dari perkembangan teknologi blockchain dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat Indonesia.
"Bagaimana nanti ini kita atur ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk anak bangsa kita sendiri," kata Misbakhun.
Dalam kesempatan yang sama, Misbakhun juga menyoroti pentingnya membangun fondasi kelembagaan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan industri aset digital nasional.
Ia menjelaskan Indonesia telah mengambil langkah strategis melalui pemisahan fungsi dalam ekosistem perdagangan aset kripto. Struktur itu mencakup bursa aset kripto sebagai pencatat transaksi dan penjaga integritas pasar, lembaga kliring sebagai penjamin penyelesaian transaksi, serta lembaga kustodian yang bertugas menjaga keamanan aset pelanggan.
Misbakhun menilai pendekatan itu menjadi modal penting bagi Indonesia untuk memperkuat daya saing industri aset digital sekaligus menjaga perlindungan konsumen.
CFX Crypto Conference 2026 mengangkat tema "Mewujudkan Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto: Mengakselerasi Infrastruktur dan Inovasi Produk untuk Pertumbuhan Nasional". Forum ini mempertemukan regulator, pelaku industri, dan inovator untuk membahas arah pengembangan ekosistem aset digital Indonesia ke depan.***
Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan
Berita Terkait
-
Jejak Uang Rp145,5 Miliar Kasus Imigrasi, KPK Temukan Aset Kripto Rp1,2 Miliar
-
Jelang Dilantik, Mayjen TNI Trenggono Pilih Pensiun Dini Demi Tugas di Badan Gizi Nasional
-
Dilantik Sore Ini, Kepala BGN Nanik S. Deyang Tiba di Istana
-
Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...
-
Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasehat Presiden dan Lantik Nanik Jadi Kepala BGN Sore Nanti
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Sepakat Bayar Denda Rp 97,49 M, Purbaya Buka Lagi Gerai Tiffany & Co Usai Disegel Bea Cukai
-
Purbaya Ogah Ungkap Anggaran Dinas Luar Negeri Prabowo: Rahasia Presiden, Enggak Boleh
-
IHSG Ambruk Ditinggal Investor Asing, Mengapa Masalah Utama Ada di Dalam Negeri?
-
Harga Telur Ayam Turun Drastis, Pemerintah Malah Bingung
-
Gegara Kebijakan Rokok Baru, RI Berpotensi Kehilangan Pendapatan Negara
-
Investor Asing Jual Saham Rp 587,21 Milar Hari Ini, Paling Tinggi BBCA
-
Bursa Mineral Masih Gelap, Bahlil Lagi Cari Formulanya
-
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
-
Rupiah-IHSG Ambruk, Purbaya Akui Kelemahannya Ada di Komunikasi Pemerintah
-
Cerita Pemilik Toko Bangunan Tak Menyangka Terpilih Program KPP, Raih Pinjaman Modal Rp5 Miliar