Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menekankan kalau ilmu ekonomi sangat penting untuk dipelajari bagi setiap orang. Ilmu ekonomi menurutnya dapat berguna di segala lini kehidupan, termasuk dalam urusan pacaran.
Hal ini ia sampaikan saat memberikan materi kuliah perdana di depan mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI).
"Pacaran itu sama kayak ilmu ekonomi, supply dan demand. Kamu terlalu banyak ngasih perhatian, supply-nya terlalu banyak, harga jatuh. Jadi harusnya kalian tahu, how to supply so you get the right price," ujar Sri Mulyani dalam unggahan di Instagram resminya @smindrawati, dikutip Rabu (28/8/2024).
Ia menekankan betapa pentingnya untuk menjaga ‘harga’ dari perhatian tersebut agar tetap seimbang dan tidak jatuh harganya sehingga bisa dengan mudah disia-siakan oleh pasangan.
Orang belajar ilmu ekonomi, menurutnya, pasti bisa memahami dan mengambil keputusan yang tepat saat dihadapkan situasi tersebut karena pada dasarnya ilmu ekonomi adalah tentang membuat keputusan.
Keputusan perlu dibuat karena manusia dihadapkan dengan keinginan yang tidak ada habisnya, sementara sumber daya yang dimiliki selalu terbatas.
"Resource bukan hanya soal uang ya, resource di dalamnya termasuk waktu. Time always limited, mau dia mahasiswa, menteri keuangan, profesor semuanya sama. Dan ketika memiliki keinginan banyak tapi resource selalu terbatas, maka itu kamu harus membuat keputusan," tuturnya.
Akan tetapi, dalam konteks praktik ekonomi yang riil, keputusan tidak boleh dibuat asal-asalan sesuka hati. Ada prinsip-prinsip yang kata dia jadi acuan dalam mengambil keputusan ekonomi.
“Dalam ekonomi kalian akan belajar prinsip-prinsip yang sangat penting banget, sangat penting karena dia akan tentukan bagaimana sebuah masyarakat dan perekonomian akan perform," imbuhnya.
Baca Juga: Sri Mulyani Beri Ruang Defisit Rp616 Triliun di Tahun Pertama Prabowo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek