Suara.com - Komitmen Weda Bay Project dalam mendukung pembangunan infrastruktur umum di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terus berlanjut. Saat ini PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan PT Weda Bay Nickel (WBN) sedang melakukan perbaikan jalan nasional di Desa Lukulamo.
Pengerjaan jalan tersebut adalah bukti sinergi dan semangat kerja sama antara perusahaan dengan Pemerintah Halteng demi mewujudkan infrastruktur yang memadai di wilayah sekitar perusahaan.
Pengerjaan jalan tersebut adalah satu dari sejumlah komitmen yang telah disepakati antara Weda Bay Project dan Pemkab Halteng mengenai Penanganan Paska Banjir dan Pembangunan Infrastruktur Umum di Weda Tengah dan Weda Utara. Memorandum of Understanding (MoU) telah ditandatangani oleh Pj. Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangaji dan Vice President PT IWIP, Kevin He, Sabtu (17/8/2024).
Berdasarkan laporan perencanaan, ruas jalan nasional di Desa Lukulamo yang diperbaiki sepanjang 421 meter. Perbaikan itu sekaligus dengan pelebaran dan pembetonan. Weda Bay Project juga membangun saluran pembuangan di kedua sisi jalan dengan total panjang 842 meter. Desa Lokulamo merupakan desa yang terdampak banjir yang menyebabkan kerusakan besar pada jalan nasional.
Proyek juga bertujuan untuk meningkatkan kelancaran distribusi barang dan jasa, serta mempermudah mobilitas masyarakat. Kondisi jalan tersebut sejak lama dikeluhkan pengendara maupun masyarakat yang berada di wilayah tersebut. Kondisi jalan yang berlubang dan tidak adanya saluran pembuangan (drainase) yang layak membuat jalan tersebut selalu tergenang air setiap kali musim penghujan.
Katamsi Ginano, Manajer Hubungan Eksternal IWIP, mengatakan pengerjaan tersebut direncanakan rampung pada pertengahan September. “Kami memahami kesulitan yang dialami masyarakat di sekitar Weda Bay Project, sehingga pengerjaan ini menjadi salah satu prioritas perusahaan.” kata Katamsi dalam keterangannya dikutip Jumat (30/8/2024).
Perbaikan jalan nasional tersebut juga dikoordinasikan dengan Balai Jalan Nasional Provinsi Maluku Utara.
Selanjutnya, perusahaan juga terlibat dalam proyek-proyek lainnya seperti, perbaikan jalan, saluran air, dan jembatan sepanjang ruas Desa Lukulamo sampai dengan Desa Lelilef Sawai, pembangunan bund wall di ruas jalan Tabalik, dan pembangunan Water Intake dan Water Treatment Plant (WTP) yang akan melayani kebutuhan air bersih mulai dari Weda hingg Weda Utara.
General Manager HSE IWIP, sekaligus Kepala Teknik Tambang WBN, Iwan Kurniawan memberikan apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Halteng khususnya, dan Pemerintah serta masyarakat Maluku Utara yang telah mendukung operasi dan bisnis perusahaan, sehingga berbagai kolaborasi yang betujuan untuk kepentingan masyarakat dapat terwujud.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Kata Toko Ritel Mewah Milik Djarum Soal Kehadiran Kopdes Merah Putih
-
Dulu Bolak-balik Pakai Motor, Petani Desa Poncosari Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
-
Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi
-
Jangan Seperti Industri Tekstil, Buruh Rokok Wanti-wanti Soal Regulasi IHT
-
Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto
-
IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan
-
BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta
-
Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS
-
Harga Emas Antam Mulai Merangkak Naik Jadi Rp 2,77 Juta/Gram, Tahan untuk Beli?
-
Harga Emas Turun Berjamaah di Hari Jumat, Boleh Serok Sekarang?