- Jakarta Fair 2026 menargetkan transaksi melebihi Rp7,3 triliun melalui penyelenggaraan pameran multiproduk di JIEXPO pada 11 Juni hingga 12 Juli.
- Penyelenggara menghadirkan 2.800 peserta usaha guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional serta memperluas jaringan bisnis bagi pelaku industri.
- Acara ini menarik minat pengunjung melalui kombinasi pameran produk, berbagai hiburan musik, serta perayaan HUT Kota Jakarta ke-499.
Suara.com - Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 tetap memasang target tinggi meski kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat sedang dalam tekanan.
Ajang pameran multiproduk terbesar di Indonesia itu optimistis mampu mencetak transaksi di atas capaian tahun lalu yang mencapai Rp7,3 triliun.
Direktur Marketing JIEXPO, Ralph Scheunemann, mengatakan optimisme tersebut didukung oleh tingginya partisipasi pelaku usaha serta besarnya animo masyarakat terhadap gelaran tahunan Jakarta Fair.
Pada penyelenggaraan tahun lalu, Jakarta Fair berhasil menarik 5,9 juta pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun. Capaian tersebut menjadi pijakan bagi penyelenggara untuk membukukan hasil yang lebih baik pada tahun ini.
"Tahun lalu transaksi mencapai Rp7,3 triliun dan pengunjung sekitar 5,9 juta orang. Tahun ini tentu kami berharap bisa lebih baik," kata Ralph dalam keterangannya, Kamis (4/5/2026).
Jakarta Fair 2026 akan berlangsung selama 32 hari, mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta Pusat. Event tersebut digelar bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
Ralph menilai, optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, jumlah peserta pameran tahun ini meningkat menjadi 2.800 peserta dengan total 1.800 stan atau tenant.
Komposisinya terdiri dari 55 persen perusahaan swasta dan 45 persen pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut dia, peningkatan jumlah peserta menjadi sinyal positif bahwa dunia usaha masih melihat Jakarta Fair sebagai sarana efektif untuk mendorong penjualan sekaligus memperluas jaringan bisnis.
Baca Juga: Gaji Seret dan Biaya Hidup Naik, Gen Z Kini Tak Bermimpi Punya Rumah
Berbagai produk akan dipamerkan selama penyelenggaraan Jakarta Fair, mulai dari otomotif, elektronik, gawai, komputer, perlengkapan rumah tangga, furnitur, fesyen, produk kreatif, kuliner hingga jasa keuangan.
Selain transaksi langsung, Jakarta Fair juga menjadi ajang pertemuan bisnis yang mempertemukan produsen dengan konsumen maupun calon mitra usaha.
Karena itu, pameran tersebut dinilai mampu memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi nasional.
"Tema yang kami usung adalah Jakarta Fair sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, dan Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional," ucapnya.
Di sisi lain, penyelenggara juga mengandalkan sektor hiburan untuk menjaga jumlah kunjungan masyarakat. Selama 32 hari penyelenggaraan, Jakarta Fair akan menghadirkan berbagai acara mulai dari parade karnaval, pesta kembang api, wahana permainan hingga konser musik.
Sejumlah musisi papan atas dijadwalkan tampil dalam Jakarta Fair Music Concert, di antaranya Slank, Hindia, Sal Priadi, Kotak, J-Rocks, Last Child, Tipe-X, The Changcuters, Fiersa Besari, Juicy Luicy, Superman Is Dead, Endank Soekamti, JKT48 hingga NDX AKA.
Dengan kombinasi antara pameran dagang, hiburan dan peningkatan jumlah peserta, penyelenggara berharap Jakarta Fair 2026 mampu menjadi motor penggerak aktivitas ekonomi sekaligus mencetak transaksi yang lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Jakarta Fair 2026 akan dibuka setiap hari dengan harga tiket masuk Rp40 ribu untuk Senin, Rp50 ribu pada Selasa hingga Jumat, serta Rp60 ribu pada Sabtu, Minggu dan hari libur nasional.
Berita Terkait
-
Target Harga PTBA, Sahamnya Bisa Ulangi Level Tinggi Tahun 2025?
-
Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil
-
Pipa Gas Milik TGI Alami Kebocoran, Berpotensi Berdampak pada Target Lifting 2026
-
Target Harga CDIA Tahun 2026, Katalis Sahamnya Sudah Muncul di Penghujung 2025
-
Target Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2029, ESDM Ajak Investor Garap 108 Cekungan Migas
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan