- Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia melonjak 0,30 persen ke level 5.857 pada 5 Juni 2026.
- Perdagangan mencatatkan volume 1,97 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,98 triliun pada awal sesi pembukaan.
- BNI Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi mengalami pembalikan arah dengan batas support 5.600 dan resistansi hingga 5.930 pada perdagangan tersebut.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak pada awal perdagangan jelang akhir pekan ini, 5 Juni 2026. IHSG dibuka menguat ke level 5.846.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih melonjak 0,30 persen ke level 5.857
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 1,97 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,98 triliun, serta frekuensi sebanyak 167.800 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 265 saham bergerak naik, sedangkan 250 saham mengalami penurunan, dan 444 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ENZO, TPIA, LAPD, GMTD, dan MGNA.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, WEHA, BEER, BOGA, RONY, APIC, dan CBUT.
Proyeksi IHSG
Meskipun tertekan aksi jual masif pada hari sebelumnya, BNI Sekuritas memperkirakan, pergerakan IHSG diperkirakan memiliki peluang untuk mengalami pembalikan arah atau technical rebound dalam jangka pendek pada perdagangan akhir pekan ini.
- Batas Support Indeks: 5.600 – 5.700
- Batas Resistansi Indeks: 5.900 – 5.930
Berdasarkan laporan ritel dari BNI Sekuritas, terdapat beberapa saham yang dapat dicermati oleh para pelaku pasar untuk aktivitas trading harian:
Baca Juga: IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini
- BUMI (Speculative Buy): Area beli ideal berada di level 150, dengan batasan rugi (cutloss) jika bergerak di bawah 145. Target keuntungan jangka pendek dipatok pada kisaran 154–160.
- BIPI (Buy on Weakness): Area masuk di kisaran 133–144, dengan draf level cutloss di bawah 130. Target draf terdekat ditetapkan pada level 149–153.
- CUAN (Speculative Buy): Area koleksi berada di rentang 700–725, dengan pembatasan risiko di bawah 670. Target realisasi profit terdekat di angka 755–780.
- UNTR (Speculative Buy): Area beli di level 21.650–22.000, batasan cutloss jika menyentuh di bawah 21.600. Target draf apresiasi harga terdekat di 22.375–22.700.
- PTRO (Buy if Break): Disarankan masuk jika draf harga mampu menembus level resistansi 4.050, dengan target jangka pendek di 4.100–4.170. Antisipasi rugi draf draf ditempatkan di bawah 3.930.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan