Suara.com - Toni Tamsil saat ini tengah menjadi perhatian publik, terutama di Bangka Belitung setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengelolaan tata niaga timah di wilayah tersebut.
Siapa Toni Tamsil?
Toni adalah adik dari Thamron, yang dikenal juga sebagai Aon, seorang pengusaha terkenal di Bangka Tengah, dan sering disebut dengan nama 'Akhi'.
Tidak banyak informasi yang didapatkan dari keterbukaan informasi terkait Toni Tamsil. Tidak ada data tentangnya di media sosial, dan fotonya pun tidak ditemukan di Google. Namun, fokus saat ini adalah pada dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi.
Namun demikian, saat ini tim penyidik dari Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung telah menahan Toni Tamsil alias Akhi di Lapas Kelas IIA Tuatunu, Pangkalpinang.
Toni ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan tata niaga timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk untuk periode 2015-2022.
Penetapan tersangka ini berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Prin-9/F.2/Fd.2/01/2024 tanggal 25 Januari 2024 dan Surat Penetapan Tersangka (PIDSUS-18) Nomor: TAP-09/F.2/Fd.2/01/2024 pada tanggal yang sama.
Perkara Terkait Toni Tamsil
Toni Tamsil ditahan karena dianggap terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi. Ia diduga sengaja menghalangi atau merintangi penyidikan serta tidak memberikan keterangan yang benar sebagai saksi dalam kasus korupsi tata niaga timah di IUP PT Timah Tbk selama tahun 2015-2022.
Baca Juga: Koleksi Mobil Hasil Dugaan Korupsi Pegawai Bank di Kota Makassar
Ada informasi yang menyebutkan nama Tasmin Tamsil, yang juga merupakan adik dari Thamron alias Aon, namun hal ini segera dibantah oleh Johan Adi Ferdian, pengacara Tasmin Tamsil.
Johan mengklarifikasi bahwa kliennya berada di rumah dan tidak ada laporan mengenai penahanan tersebut. Ia menambahkan bahwa Tasmin Tamsil sedang sibuk mempersiapkan acara pernikahan anaknya.
Sejak kasus dugaan korupsi ini naik ke tahap penyidikan pada Oktober 2023, Kejaksaan Agung melalui Tim Penyidik Jampidsus telah memeriksa puluhan saksi. Beberapa di antaranya adalah Direktur Utama CV Venus Inti Perkasa, Hasan Tjie alias Asin; Direktur dan pegawai PT Refined Bangka Tin; Direktur Pengembangan Usaha PT Timah 2021, AA; serta Direktur Utama PT Stanindo Inti Perkasa, MBG.
Selain itu, penyidik juga telah melakukan penggeledahan dan penyitaan barang-barang terkait kasus ini, seperti uang tunai senilai Rp76,4 miliar, US$1,547 juta, dan S$411.400, serta logam mulia berupa emas seberat 1.062 gram. Penggeledahan dilakukan di kantor PT SB, CV VIP, PT SIP, PT TIN, CVBS, dan CV MAL.
Kasus ini menarik perhatian publik karena diduga merugikan negara hingga triliun rupiah, termasuk kerugian ekonomi dan lingkungan dari kerusakan alam.
Berita Terkait
-
Termasuk Dono Purwoko, Jaksa Hadirkan 7 Saksi dalam Sidang Pungli di Rutan KPK
-
Harvey Moeis Pesta Pora dari Korupsi Timah, Ribuan Warga Bangka Belitung Justru Merana Terkena PHK
-
Terjerat Kasus Korupsi, Pencalonan Bupati Situbondo Karna Suswandi Bisa Batal jika...
-
Tagar Tangkap Mulyono Bergema di X, Warganet Soroti Korupsi dan Nepotisme
-
Koleksi Mobil Hasil Dugaan Korupsi Pegawai Bank di Kota Makassar
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Purbaya ke Lulusan UI: Saya Dosen S3, Kalau Debat Anda Pasti Kalah
-
Berapa Anggaran Sidang Isbat di Hotel Borobudur?
-
THR ASN Batal Cair Awal Ramadan 2026? Menkeu Purbaya Beri Penjelasan Ini
-
Modal Cekak hingga Cost of Fund Tinggi, Ini Alasan Pembiayaan Bank Syariah Masih Mahal
-
Gandeng Perusahaan Asing, Perminas Mulai Misi Pencarian Mineral Kritis
-
Penjualan Anjlok 30 Persen, Converse Bakal Pangkas Karyawan demi Efisiensi
-
Bahlil Kesel Importir Menang Banyak Saat RI Senang Impor BBM
-
Tak Hanya Biji Mentah, Pemerintah Bidik Ekspor Kopi Olahan
-
Merak-Bakauheni Diprediksi Diserbu 6 Juta Pemudik, Ini Strategi Kemenhub
-
Ramalan IHSG untuk Sepekan Ini, Investor Diharap Fokus Saham Fundamental