Suara.com - PT Eskayvie Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan dan bisnis mengumumkan kolaborasinya dengan Smeshub Indonesia dalam menyelenggarakan workshop bertajuk "Peluang Affiliate di TikTok: Jadi Partner Bisnis Menguntungkan."
Workshop ini dihadiri oleh 50 peserta yang merupakan entrepreneur muda, yang diberikan dukungan oleh Smeshub Indonesia, sebuah ekosistem pengembangan bisnis UMKM. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan perkembangan pasar digital.
Dalam acara ini, PT Eskayvie Indonesia memberikan fasilitas ruang dan pengajaran bagi para entrepreneur untuk mendalami peluang bisnis melalui program Affiliate di TikTok.
Program ini dirancang untuk memberikan keuntungan bagi para Reseller Eskayvie dalam meningkatkan bisnis mereka di platform media sosial yang sedang populer tersebut.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan untuk menjadi Reseller Eskayvie adalah komisi sampai 40% pada setiap penjualan produk (Personal Sales), yang tentunya menjadi daya tarik bagi para peserta workshop.
"Kami sangat antusias dapat bekerja sama dengan Smeshub Indonesia dalam mengadakan workshop ini. TikTok bukan hanya platform hiburan, tetapi juga peluang besar bagi para pebisnis untuk meningkatkan penjualan mereka. Melalui program Affiliate Eskayvie, kami berharap dapat memberikan dampak positif bagi para reseller kami dan membantu mereka meraih kesuksesan dalam bisnis," ujar Apt. Dinda Ariestiany, S. Farm., selaku VP Eskayvie Indonesia ditulis Senin (9/9/2024).
Workshop ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan pengetahuan antara para peserta dengan para ahli di bidang digital marketing dan affiliate marketing.
Dengan adanya workshop mengenai training digital dan bisnis, diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan strategi yang telah dipelajari dan meraih kesuksesan dalam usaha mereka.
“Perkembangan branding yang perlahan dilakukan Eskayvie Indonesia juga tidak hanya melalui Media Online / Sosmed namun Eskayvie Indonesia juga turut mensupport berbagai event offline seperti Tennis, Pound Fit dan Manasik Umroh. Workshop inipun juga menjadi salah satu pioneer dalam activity offline yang diadakan oleh Eskayvie Indonesia untuk turut mengembangkan skill berbisnis para Entrepreneur Muda di Indonesia” ungkap Endah Wagiyanti selaku PR & Partnership Eskayvie Indonesia.
Baca Juga: Berapa Penghasilan Ria Ricis dari TikTok? Kini Tengah Bangun Rumah Mewah Bergaya Eropa
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%