Ketika target engagement sulit dicapai, iklan berbayar dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan interaksi. Iklan berbayar mampu memberikan dorongan signifikan terhadap engagement, terutama ketika waktu dan sumber daya terbatas.
“Penting juga untuk menargetkan audiens dengan spesifik, baik berdasarkan isu tertentu, target demografis, ataupun melalui kolaborasi dengan pihak ketiga,” ucapnya. Selain itu, perusahaan juga bisa melakukan opsi lain yang melibatkan aktivitas interaktif, seperti lomba Reels, yang dapat menarik perhatian audiens secara organik.
Alternatif Strategi saat Anggaran Iklan Terbatas
Tidak semua perusahaan memiliki anggaran iklan yang besar. Oleh karena itu, Maftuh menyarankan strategi interaksi organik yang menarik, seperti mengadakan lomba konten atau menggunakan kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mencapai engagement yang lebih tinggi tanpa harus mengeluarkan banyak biaya.
“Perusahaan harus memahami bagaimana menggunakan media sosial untuk kepentingan bisnis mereka, dengan strategi yang fleksibel dan terukur, serta fokus pada prioritas yang jelas,” pungkas Miftah.
Sesi Coaching Klinik ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana merencanakan dan mengeksekusi strategi media sosial dengan efektif. Maftuh menekankan bahwa perusahaan harus memahami cara memanfaatkan media sosial untuk kepentingan bisnis dengan fleksibilitas, fokus pada prioritas yang jelas, dan strategi yang terukur.
Pengelolaan media sosial, menurut Maftuh, bukan hanya sekadar berbagi konten, melainkan harus mampu menyampaikan pesan yang informatif, edukatif, dan menghibur. Dengan pendekatan yang kreatif, seperti penggunaan storytelling dan visual menarik, media sosial dapat menjadi alat yang kuat untuk menarik dan mempertahankan audiens.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis