Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelenggarakan Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA) Award 2024, sebuah ajang penghargaan bagi institusi Pengguna Jasa yang aktif dan berkinerja terbaik di SPPA.
Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik mengungkapkan, penghargaan ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas Pengguna Jasa SPPA dan likuiditas di pasar alternatif.
“Kegiatan penghargaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan aktivitas Pengguna Jasa SPPA BEI dan likuiditas Pasar Alternatif,” ujar Jeffrey dikutip Kamis (17/10/2024).
Jeffrey menjelaskan, penilaian dalam SPPA Award 2024 dilakukan berdasarkan matched transaction di SPPA, yang diperhitungkan mencakup periode mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember 2024. Pengguna jasa, baik institusi yang sudah aktif maupun yang baru bergabung selama periode penilaian, memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
“SPPA Award 2024 dapat diikuti oleh seluruh Pengguna Jasa existing maupun yang baru bergabung dalam masa periode penilaian dengan matched transaction yang dilakukan di SPPA untuk transaksi Outright dari 1 Januari hingga 31 Desember 2024,” imbuhnya.
Untuk diketahui, terdapat beberapa kategori penghargaan dalam SPPA Award 2024, di antaranya Most Active Bank dan Most Active Securities Firm, yang diberikan kepada bank dan sekuritas dengan total nilai transaksi terbesar untuk seluruh mekanisme transaksi. Selain itu, kategori Best Market Maker diberikan kepada institusi dengan kontribusi terbesar dalam penyampaian kuotasi dan transaksi melalui mekanisme Central Limit Order Book (CLOB).
Kategori lainnya adalah Rising Star of The Year, yang diberikan kepada bank dan sekuritas yang mengalami peningkatan signifikan dalam total nilai transaksi untuk seluruh mekanisme transaksi dibandingkan tahun sebelumnya. BEI juga memberikan penghargaan untuk Most Engaged Dealer, yaitu institusi yang memiliki persentase transaksi tertinggi di SPPA dibandingkan dengan transaksi yang dilaporkan melalui Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE).
Jeffrey berharap, penghargaan ini dapat memacu pengguna jasa untuk lebih aktif memanfaatkan layanan SPPA dan berperan dalam meningkatkan likuiditas di pasar alternatif. Dengan semakin banyaknya institusi yang terlibat, lanjutnya, BEI optimistis pasar alternatif di Indonesia akan semakin berkembang.
“Seremoni penyerahan penghargaan SPPA Award 2024 dijadwalkan akan berlangsung pada kuartal pertama 2025. Acara tersebut akan menjadi puncak dari rangkaian kegiatan evaluasi selama setahun penuh, di mana para pemenang akan menerima penghargaan dalam sebuah acara resmi,” pungkasnya.
Baca Juga: DANA, OVO, Hingga GoPay Terlibat Transaksi Judi Online Triliunan Rupiah, Begini Modusnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Negosiasi AS-Iran Berlanjut, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD
-
Tak Lakukan RUPS dan Diduga Gelapkan Dana, Dirut Wanteg Sekuritas Dicopot Sementara
-
IHSG Rungkad Lagi di Awal Perdagangan Hari Ini, Kembali ke Level 8.100
-
Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang