Meski demikian, hingga kini BRICS belum merilis adanya mata uang resmi. Hanya saja, sejumlah pengamat memang mengharapkan mata uang ini didukung nilai emas.
Laporan terkait menyebutkan, mata uang baru tersebut akan didukung oleh 40% emas dan 60% mata uang lokal. Mata uang regional tersebut dapat mencakup yuan Tiongkok, rubel Rusia, dan rupee India, di antara alat pembayaran resmi negara anggota lainnya.
Namun demikian, kabar ini tidak sepenuhnya benar. Menurut laporan The Guardian, pertemuan puncak BRICS memang turut membahas kerja sama dan mengeksplorasi cara-cara untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS (dedolarisasi), terutama mengingat penggunaannya sebagai alat politik. Meski begitu, tidak ada informasi terkait perilisan mata uang BRICS.
Kabar di media sosial menyebutkan bahwa Putin secara resmi meluncurkan mata uang yang dapat menggantikan dolar pada KTT BRICS adalah keliru karena BRICS belum secara resmi mengenalkan mata uang mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
Terkini
-
Keputusan Pengambilan Tambang Martabe Milik Agincourt Berada di Tangan Prabowo
-
Dalih Tepat Sasaran, Pemerintah Akui Blokir 11,53 Juta Peserta PBI-JKN
-
KB Bank dan Bali United FC Jalin Kerja Sama Strategis untuk Perluas Inklusi Keuangan Masyarakat
-
Kerugian Ritel Mengintai Saat Kasir 'Nge-hang'
-
IHSG Rebound ke Level 8.000 di Sesi I, 440 Saham Hijau
-
7 Tanda Keuangan Sehat yang Wajib Disyukuri di Tengah Kenaikan Biaya Hidup
-
Dialog AS - Iran Redam Harga Minyak Dunia
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Sequis Life Perkuat Ekspansi dengan Catat RBC 572% dan Aset Rp23,43 Triliun
-
Purbaya Pusing Anggaran Kesehatan Makin Besar Tiap Tahun, 2026 Tembus Rp 247,3 Triliun