- SIG menerapkan SMK3 strategis melalui Visible Safety Leadership (VSL) untuk mencapai zero fatality pada tahun 2025.
- SIG kini mendorong transformasi menuju Visible Felt Safety Leadership (VFSL) untuk meningkatkan rasa kepedulian keselamatan pekerja.
- SIG meraih predikat Excellent pada Indonesia Best Companies In HSE Implementation 2026 atas kinerja unggul implementasi K3.
Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG telah menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang berdampak pada pencapaian zero fatality atau insiden yang menyebabkan kematian atau fatalitas di 2025.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, salah satu upaya strategis dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan SIG Group adalah melalui implementasi Visible Safety Leadership (VSL).
VSL adalah keterlibatan aktif lini manajemen yang terjun langsung ke lapangan untuk berdialog, melakukan observasi, dan intervensi konstruktif ketika ditemukan kondisi maupun tindakan tidak aman.
Untuk meningkatkan dan memperkuat upaya tersebut, SIG mendorong transformasi menuju Visible Felt Safety Leadership (VFSL), di mana kepemimpinan dalam keselamatan tidak hanya terlihat, tetapi juga dirasakan kepeduliannya oleh pekerja.
"Hal ini bertujuan untuk membangun kepercayaan, memperkuat kolaborasi, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap keselamatan," katanya, dikutip dari siaran pers, dikutip Minggu (29/3/2026).
Penerapan aspek K3 di SIG juga diperkuat melalui berbagai upaya antara lain penguatan Corporate Life Saving Rules (CLSR) yang lebih implementif melalui New CLSR.
Hal ini mencakup Safety Golden Rules dan CLSR IP, Standarisasi Pedoman SMK3 dan Prosedur Health & Safety, Standarisasi Praktik K3, program Safety Academy dan pelaporan K3 melalui aplikasi SHESIG bagi seluruh Insan SIG Group, pelaksanaan SHE Leader’s Talk melalui webinar, serta penerapan CSMS (Contractor Safety Management System) kepada semua kontraktor.
Berkat budaya SMK3 serta peningkatan efisiensi biaya dan produktivitas kerja, SIG mendapat apresiasi pada ajang Indonesia Best Companies In HSE Implementation 2026.
SIG yang masuk dalam kategori Perusahaan Manufaktur dianugerahi penghargaan predikat Excellent, yang merupakan predikat tertinggi pada ajang bergengsi tersebut.
Baca Juga: Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
Penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang telah menunjukkan kinerja unggul dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik, termasuk dalam aspek K3 dan keberlanjutan.
Penilaian dilakukan oleh profesional berpengalaman dan akademisi terkemuka di bidang K3 melalui berbagai parameter ketat yang mencakup kepatuhan terhadap regulasi, strategi, dan inovasi dalam implementasi HSE (Health, Safety, and Environment), serta dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat.
Vita Mahreyni mengatakan, penghargaan Indonesia Best Companies in HSE Implementation 2026 merupakan pengakuan sekaligus apresiasi atas komitmen SIG dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip HSE sebagai bagian fundamental dari setiap aktivitas Perusahaan.
“Prestasi membanggakan ini adalah hasil kerja keras dari tim HSE serta seluruh Insan SIG yang bersama-sama telah meningkatkan budaya K3, dan menjadi motivasi bagi SIG untuk terus meningkatkan implementasi SMK3 guna menjaga keselamatan pekerja, melindungi lingkungan, dan memastikan keberlanjutan bisnis,” beber dia.
Vita menambahkan, budaya K3 berangkat dari kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang dimulai dari masing-masing individu dan merupakan kebutuhan bersama.
Menurutnya, semua pencapaian gemilang di 2025 akan menjadi energi bagi SIG untuk meningkatkan safety maturity atau kemampuan untuk mengatasi risiko keselamatan ke level yang lebih tinggi.
Berita Terkait
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
-
Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik 2026, Pastikan Pengemudi Tetap Fit
-
Strategi Kemnaker Menekan Angka Kecelakaan Kerja melalui Penguatan Ahli K3
-
Cegah Kecelakaan Saat Mudik, Kemnaker Periksa Kesehatan dan Kelelahan Pengemudi di 6 Kota
-
SIG dan Taiheiyo Cement Bidik Pasar Konstruksi Baru Lewat Soil Stabilization
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat
-
Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025
-
Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah
-
Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan
-
KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding
-
Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax
-
Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu
-
Moodys Beri Sinyal Waspada, PERBANAS Klaim Fundamental Bank Himbara Tangguh
-
EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idulfitri 1447 H
-
BRI KPR Solusi Hadirkan Kemudahan Beli Properti dari Lelang Bank dengan Proses Praktis