Suara.com - Dalam rangka mendukung potensi daya tarik wisata di provinsi Gorontalo, PT Indonesia Infrastructure Finance (“IIF”) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Gorontalo memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (“CSR”) berupa pembuatan Rumpon Plankton Attractor (“Rumpon”) untuk menunjang atraksi hiu paus di Desa Botubarani, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Adapun simbolis CSR bantuan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Pelaksana & Chief Investment Officer IIF, Mohammad Ramadhan Haraha/ Idhan kepada Penjabat (“Pj”) Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin serta disaksikan langsung oleh jajaran Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Destinasi Hiu Paus Botubarani adalah salah satu destinasi unggulan di Provinsi Gorontalo. Fasilitas Rumpon tersebut berfungsi sebagai sumber makanan bagi hiu paus, karena plankton yang melimpah menjadi santapan favorit mereka.
Dengan demikian, rumpon tidak hanya meningkatkan populasi plankton, tetapi juga jumlah hiu paus yang berkunjung ke perairan Botubarani.
“Bantuan CSR ini merupakan bentuk kepedulian IIF untuk terus menjaga dan memelihara konservasi biodiversitas / keanekaragaman hayati. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan potensi pengembangan ekonomi di wilayah Gorontalo, karena dengan meningkatnya jumlah pengunjung/wisatawan yang tertarik untuk melihat hiu paus, hal tersebut dapat memicu pertumbuhan ekonomi lokal, seperti peningkatan pendapatan masyarakat dari sektor pariwisata, perikanan, dan UMKM,” kata Idhan.
Sementara itu, Pj. Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan CSR yang diberikan oleh IIF.
“Bantuan CSR ini sangat baik untuk pelestarian lingkungan dimana di Gorontalo ini masih banyak sekali tempat tempat wisata yang mungkin nantinya perusahaan-perusahaan lain juga bisa memberikan CSR untuk pelestarian lingkungan hidup”, ungkapnya.
Pemberian bantuan CSR Rumpon ini merupakan bukti nyata kerjasama yang baik antara pemerintah dan swasta, dalam hal ini IIF dan Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Diharapkan, destinasi wisata Hiu Paus Botubarani dapat semakin berkembang dan menjadi salah satu ikon pariwisata Indonesia yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati laut.
Baca Juga: Jumlah Pengunjung Wisata Taman Impian Jaya Ancol Menurun, Apa Penyebabnya?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
Pilihan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
-
Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
Terkini
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
-
Purbaya Akui Masih Ada Utang Dana Bagi Hasil Rp 83,58 Triliun ke Pemda
-
Rupiah Makin Loyo, Kini Tembus Rp16.780
-
Saham DADA Bangkit dari Harga "Gocap" Hingga ARA, Inikah Penyebabnya
-
Purbaya Izinkan 41 Proyek Molor 2025 Dilanjutkan Tahun Ini, Dari MBG hingga Sekolah Rakyat
-
MKNT Raih Pinjaman Jumbo Rp822 Miliar, Duitnya Mau Dipakai Ekspansi Bisnis Baru
-
Hilirisasi Rp600 Triliun Dimulai! Pemerintah Groundbreaking 6 Proyek Raksasa Januari Ini
-
Harga Perak Antam Naik Berturut-turut, Melambung Tinggi saat Penguatan Global
-
Genjot Lifting Migas, Prabowo Perintahkan Bahlil Segera Lelang 75 Wilayah Kerja
-
DME Batubara Groundbreaking Januari, Bahlil Minta Waktu Finalisasi dengan Danantara