Suara.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Pertamina Gas (Pertagas) melakukan penandatanganan kontrak payung untuk penyediaan jasa pipanisasi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Terminal BBM Cikampek menuju Terminal BBM Plumpang. Penandatanganan ini dilakukan oleh Plt. Direktur Utama Krakatau Steel M. Akbar Djohan dan Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso.
“Perjanjian ini dilakukan Krakatau Steel bersama dengan pabrikan pipa yang akan memasok pipa baja sepanjang kurang lebih 102 km,” jelas Plt. Direktur Utama Krakatau Steel M. Akbar Djohan ditulis Jumat (8/11/2024).
Pipa baja yang diproduksi oleh PT Krakatau Pipe Industries dengan bahan baku baja Hot Rolled Coil (HRC) dari Krakatau Steel menggunakan jenis pipa baja dengan diameter 16 Inch Grade API (American Petroleum Institute) 5L.
Proyek pipanisasi BBM Cikampek-Plumpang ini nantinya akan membawa BBM dari Kilang Minyak PT Kilang Pertamina Internasional Balongan, Indramayu, melalui Terminal BBM Balongan Jawa Barat menuju Terminal BBM Cikampek dan Terminal BBM Plumpang dengan volume sekitar 4,6 juta kilo liter/tahun.
Direktur Utama Pertagas Gamal Imam Santoso menyampaikan komitmennya untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui pemanfaatan sumber daya dan produk dalam negeri.
"Kerjasama ini bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan internal perusahaan kami, tetapi juga sebagai wujud nyata untuk memperkuat sinergi antara BUMN dan anak usahanya dalam rangka peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN)" ujar Gamal.
Gamal menegaskan, kolaborasi ini sebagai upaya nyata dalam mendukung program pemerintah untuk memajukan industri dalam negeri, yang menjadi pilar penting dalam pembangunan infrastruktur dan ketahanan energi nasional. Kerjasama ini juga berkontribusi pada pertumbuhan industri nasional yang lebih berkelanjutan.
“Sebagai bagian dari Sub Holding Gas Pertamina, Pertagas memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional melalui pembangunan dan pengelolaan infrastruktur penyaluran energi yang handal. Dengan mengelola dan mengembangkan sistem pipanisasi untuk distribusi BBM, Pertagas berkontribusi dalam memastikan kelancaran aliran energi vital yang mendukung sektor-sektor penting di Indonesia, seperti transportasi, industri, dan kelistrikan.” Tambah Gamal.
Sinergi antara Pertagas dan Krakatau Steel ini juga memperkuat komitmen keduanya terhadap pertumbuhan industri nasional yang berkelanjutan. Krakatau Steel dan Pertagas sebelumnya telah menjalin kerja sama dalam pengadaan material pipa untuk berbagai proyek strategis, antara lain pembangunan pipa minyak Blok Rokan, Riau, sebanyak 93.600 ton HRC pada tahun 2019 dan 2020.
Baca Juga: 7 BUMN "Sakit", Erick Thohir: Wijaya Karya, Waskita Hingga Krakatau Steel
“Pada tahun 2022, Krakatau Steel dan Pertagas kembali bersinergi melalui pengadaan material untuk pembangunan pipa gas Senipah-Balikpapan, Kalimantan Timur, sepanjang 78 kilometer” kata Plt. Direktur Utama Krakatau Steel, M. Akbar Djohan.
Akbar Djohan juga menegaskan bahwa Krakatau Steel Group berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan bahan baku proyek strategis nasional melalui pengiriman tepat waktu dan penyediaan produk baja berkualitas tinggi yang kompetitif.
“Kolaborasi ini merupakan langkah signifikan untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan infrastruktur energi yang berkelanjutan, aman, dan efisien,” tambah Akbar.
“Proyek pipanisasi BBM Cikampek-Plumpang ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat sistem distribusi energi nasional, menjaga kestabilan pasokan energi, serta mendukung program ketahanan energi pemerintah.” Tutup Gamal
Melalui kolaborasi tersebut, Krakatau Steel dan Pertagas berkomitmen untuk terus mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan infrastruktur yang andal, sekaligus memperkuat peran aktif dalam memajukan industri dalam negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek