"Kami berharap pengurus dapat aktif mendukung inovasi dan memperkuat kerja sama lintas sektor untuk mempercepat implementasi energi baru terbarukan," ujar Irwamudin.
Pengurus yang dilantik antara lain: Dr. Capt. H. Muhammad Irwansyah, SST., Mar., M. KKK. sebagai Direktur Badan Pelaksana, Yosi Wihara, S.E. sebagai Wakil Direktur Badan Pelaksana, Dr. (HC) Dody Ispriandy A., S.E., M.M. sebagai Sekretaris Badan Pelaksana.
Dr. Capt. H. Muhammad Irwansyah, SST., Mar., M. KKK menambahkan bahwa koordinasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program-program PUSPINEBT.
"Kami ingin memastikan bahwa program energi baru terbarukan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di pelosok Jawa Barat. Dengan kolaborasi yang baik, manfaat ini akan semakin luas dan berkelanjutan," ujarnya.
"Kami berkomitmen untuk menjalankan program yang berdampak langsung dan berkesinambungan. Dengan langkah strategis ini, kami optimis visi Indonesia Emas 2045 semakin dekat," tuturnya.
Pelantikan PUSPINEBT ICMI Jawa Barat menjadi momen penting dalam perjalanan pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, program-program yang dijalankan diharapkan mampu menjawab kebutuhan energi sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Acara ini tidak hanya menjadi simbol komitmen untuk masa depan energi bersih, tetapi juga menjadi langkah awal yang konkrit dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat di Jawa Barat dan sekitarnya.
Seminar yang digelar sebagai bagian dari acara ini menghadirkan pembicara utama seperti Prof. Dr. Didin S. Damanhuri, S.E., M.S., DEA., Wakil Ketua Dewan Pakar MPP ICMI, dan Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc., Sekretaris Jenderal MPP ICMI.
Baca Juga: Target Ambisius Prabowo: Indonesia Incar 100 Persen Energi Bersih dalam Beberapa Tahun
Dalam paparannya, Dr. Ir. Hj. Andi Yuliani Paris M.Sc., Sekretaris Jenderal MPP ICMI, menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal dalam pengembangan energi terbarukan.
"Pendekatan berbasis potensi lokal seperti mikro hidro, energi panas bumi, dan bioenergi harus diutamakan. Dengan demikian, pengembangan energi ini tidak hanya berkelanjutan tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat," jelasnya.
Yosi Wihara menambahkan, Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan energi baru terbarukan.
"Wilayah ini kaya akan sumber daya, mulai dari air, panas bumi, hingga limbah yang dapat diolah menjadi energi. Bahkan, pengelolaan sampah di perkotaan seperti Bandung bisa menjadi solusi energi yang inovatif, belajar dari keberhasilan di Banyuwangi," ungkapnya.
Dr. Capt. H. Muhammad Irwansyah, SST., M. Mar., M. KKK menegaskan bahwa koordinasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan program-program PUSPINEBT ORWIL JABAR
"Kami ingin memastikan bahwa program energi baru terbarukan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di pelosok wilayah Jawa Barat. Dengan kolaborasi yang baik, manfaat ini akan semakin luas dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Didin S. Damanhuri menekankan pentingnya swasembada energi dalam menghadapi tantangan global.
"Indonesia harus fokus pada energi bersih dan mandiri. PUSPINEBT memiliki peran strategis untuk mendorong pengembangan energi ini, sehingga Indonesia dapat menuju masa depan yang lebih hijau," tegasnya.
Dr. (HC) Dody Ispriandy menutup acara dengan optimisme tinggi terhadap masa depan energi baru terbarukan di Jawa Barat. Ia menekankan bahwa dukungan pemerintah, masyarakat, dan akademisi adalah elemen penting untuk keberhasilan ini.
"Kami berkomitmen untuk menjalankan program yang berdampak langsung dan berkesinambungan. Dengan langkah strategis ini, kami optimis visi Indonesia Emas 2045 semakin dekat," tuturnya.
Pelantikan PUSPINEBT ICMI Jawa Barat menjadi momen penting dalam perjalanan pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, program-program yang dijalankan diharapkan mampu menjawab kebutuhan energi sekaligus mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
Acara ini tidak hanya menjadi simbol komitmen untuk masa depan energi bersih, tetapi juga menjadi langkah awal yang konkrit dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat di Jawa Barat dan sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123