Suara.com - PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Jakarta Asset Management Centre (UP JAMC) BPAD, menjalin kerja sama strategis terkait pemanfaatan barang milik daerah dalam bentuk sewa sebagian bangunan.
Kolaborasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan aset Pemprov DKI Jakarta dengan menghadirkan infrastruktur telekomunikasi yang lebih kuat dan efisien. Nantinya, PT JIP akan memasang Micro Cell Pole (MCP) atau menara telekomunikasi pada sejumlah aset dinas pendidikan, termasuk gedung perkantoran serta lingkungan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) yang tersebar di Jakarta.
Micro Cell Pole saat ini sudah diimplementasikan di Gedung Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Jalan Gatot Subroto Nomor 40-41, Kelurahan Kuningan Timur, Kecamatan Setiabudi, Kota Administrasi Jakarta Selatan.
Menara telekomunikasi tersebut diharapkan akan mampu meningkatkan kapasitas jaringan di wilayah dengan kepadatan pengguna ponsel yang tinggi, terutama di area yang selama ini terganggu oleh ‘blank spot’.
General Manager Corporate Secretary PT JIP, Aji Rizqi Yodhana, menyampaikan bahwa pemasangan MCP tidak hanya akan menambah kapasitas jaringan, tetapi juga mendukung konektivitas tanpa hambatan, sejalan dengan perkembangan teknologi 4G LTE yang membutuhkan kapasitas data yang besar dan tanpa putus.
“Dengan kolaborasi ini, kami berkomitmen menyediakan jaringan yang lebih andal, memberi manfaat bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat Jakarta,” ujar Aji.
Kolaborasi ini juga mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang modern dan terhubung, serta membantu menjawab tantangan kebutuhan jaringan di wilayah perkotaan yang kian berkembang.
“Langkah inovatif ini mencerminkan semangat kami dan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk mendorong transformasi digital dan konektivitas di lingkungan pendidikan, serta mendukung kemajuan digital Jakarta di masa depan,” tambah Aji.
Kepala UP JAMC BPAD DKI Jakarta, Ifan Mohammad Firmansyah, menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam hal perkembangan teknologi, serta mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global.
Baca Juga: Mercedes Jip Indonesia Lakukan Long Touring Rayakan 45 Tahun
“Semoga dengan adanya pengoptimalisasian BMD untuk menara telekomunikasi Micro Cell dapat memperkuat kapasitas jaringan di wilayah Jakarta,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi
-
3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS
-
IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi
-
Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?
-
Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia
-
IHSG Libur 4 Hari, Senin Besok Dihantui Pelemahan Rupiah dan Aksi Jual Investor
-
Percepat Akselerasi KEK di Indonesia, Wahyu Agung Group Jalani MOU dengan Perusahaan China
-
Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!