Suara.com - PT Endress+Hauser Indonesia bersama PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) menyerahkan Program Water Access Sanitation Hygiene (WASH) atau infrastruktur air bersih kepada masyarakat Kalurahan Giricahyo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul.
Serah terima ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Giricahyo, setelah program tersebut telah berjalan selama setahun
Giricahyo, yang dikenal memiliki struktur tanah karst dan sering mengalami kekeringan selama 32 tahun terakhir, kini mulai merasakan dampak positif dari program ini. Salah satu pencapaian utama adalah revitalisasi sumber air Goa Plawan, pemasangan jaringan pipa menuju reservoir utama di bukit, serta instalasi Sambungan Rumah (SR) sebanyak 223 unit.
Infrastruktur tersebut kini mampu mengalirkan air dengan debit 4 liter per detik, yang dimanfaatkan oleh warga di Dusun Gabug dan Dusun Wuni.
Marketing Communication Manager Endress+Hauser, Frida Attila menyatakan, meskipun masih ada 70 persen wilayah yang belum teraliri air bersih, perusahaan optimis dan berkomitmen untuk terus mendukung hingga seluruh warga mendapatkan akses air bersih
"Mari kita jaga dan kelola bersama-sama agar kekurangan 70 persen tersebut bisa terpenuhi. Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah buat kita semua dan Insya Allah program ini akan terus berlanjut hingga 100 persen warga Giricahyo mendapatkan akses air bersih," ujar Frida seperti dikutip Minggu (24/11/2024).
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan mengelola sistem yang telah dibangun agar keberlanjutan program dapat terjamin.
Sementara, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Gunungkidul, Muhammad Fajar Nugroho, menyampaikan apresiasinya terhadap hasil program yang meningkatkan akses air bersih di Giricahyo hingga 30 persen.
"Bantuan ini harus disambut dengan baik. Peran pengelola dan masyarakat sangat penting untuk merawat sistem ini agar berfungsi optimal," bilang Fajar.
Baca Juga: Tiga Proyek Diapresiasi, PTPP Jamin Kualitas Bangunan Infrastruktur
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui reboisasi dan memperkuat kelembagaan desa agar sistem pengelolaan berjalan efektif.
'Kelembagaan harus diberdayakan bersama, jangan sampai hanya bergantung pada satu orang. Semua elemen harus terlibat," beber Fajar..
Dengan adanya jaringan air bersih ini, Giricahyo memiliki harapan besar untuk terus mengembangkan akses air bersih ke seluruh wilayahnya.
Program WASH menjadi contoh sinergi yang baik antara perusahaan, mitra kerja, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan perubahan nyata bagi daerah pedesaan yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber daya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
KRL Jadi Andalan Libur Nataru, 15 Juta Penumpang Tercatat
-
Implementasi Inpres 2/2025, Pembangunan Irigasi Tahap I Capai 99,93 Persen
-
Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket
-
RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara
-
Saat Stabilitas Tak Cukup: Alarm Dini Ekonomi Indonesia 2025
-
Bulog Bidik APBN untuk Pengadaan 4 Juta Ton Beras 2026, Demi Lindungi Petani dan Jaga Harga Pangan
-
Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja
-
Batas Telat Bayar Cicilan Mobil dan Simulasi Denda Sebelum Ditarik Leasing
-
Bursa Berjangka Komoditi 2026 Dibuka, Target Harga Acuan Nasional Naik
-
Bulog Bersiap Ambil Kendali Penuh Pasokan Pangan Nasional dan Lepas Status BUMN