Suara.com - PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT), pengembang properti, terus mengembangkan pusat gaya hidup di wilayah perkotaan. Kekinian, emiten properti ini memiliki proyek lifestyle di wilayah perkantoran Mega Kuningan, Jakarta Selatan, yaitu One Satrio.
Mengusung konsep 'breathable space' One Satrio merupakan ruang terbuka hijau sebagai perwujudan dari kultur kota modern Jakarta.
DGM Facility Management JSPT, Risnanty K Putri mengatakan, One Satrio menjadi proyek ritel yang dibangun di atas lahan 3.8 hektar yang yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk kegiatan luar ruang.
"One Satrio juga sebagai sebuah kawasan bisnis yang berfokus kepada kawasan ekonomi berbasis teknologi digital dan berkelanjutan," ujarnya seperti dikutip, Jumat (13/12/2024).
Hadirnya One Satrio, beber Risnanyu, dapat menjadi ruang bernafas yang nyaman di tengah-tengah padatnya hutan beton di jantung kota Jakarta. Sehingga fasilitas retail ini menciptakan pengalaman baru yang menyegarkan bagi kota.
"Dengan adanya berbagai fasilitas di One Satrio diharapkan akan menjadi rumah dan destinasi bagi berbagai komunitas baik olahraga, seni, budaya, dan tempat yang nyaman bagi keluarga maupun para pengunjung," imbuh dia.
One satrio merupakan pusat gaya hidup baru perkotaan, mengadopsi pendekatan desain yang membuat pengunjung merasakan suasana intim, dimana segala obyek di tempatkan dengan skala manusia sehingga pengunjung dapat saling melihat dan dilihat (to see and to be seen).
Dalam pengembanganya, one satrio didesain melalui proses perencanaan yang matang serta menampilkan hasil karya seni dari Seniman muda Indonesia sebagai kontribusi terhadap kreativitas Seni dari seorang designer muda indonesia.
"Penyewa kami yang 85 persen adalah gerai food and beverage (F&B) dan sisanya merupakan gerai non Food and beverage (F&B) yang terintegrasi sekaligus pelengkap dari mall atau retail center yang lebih dulu telah berdiri di CBD Mega Kuningan dan sekitarnya. Mereka adalah brand-brand yang mengusung concept yang unik, yang telah kami kurasi sehingga sesuai dengan konsep One Satrio," kata Risnanty..
Baca Juga: Emiten Kesehatan Ini Suplai Vitamin dan Obat-obtan ke Korban Banjir Cianjur
Selain tenant F&B, pengelola one satrio juga menggandeng Empire Fit sebagai salah satu boutique fitness ternama di Jakarta. Kehadiran Empire Fit diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan selain dari fasilitas jogging track dan taman hijau terbuka yang juga dapat dipergunakan untuk melakukan kegiatan Yoga atau lainnya.
One Satrio berupaya untuk mendukung pelestarian lingkungan dengan bekerja sama dengan perusahaan pengelolaan sampah untuk melakukan segregasi sampah baik itu organik, non organik, dan juga residu.
Menjawab kebutuhan pemilik kendaraan listrik, One Satrio menyediakan EV charging sebagai sarana pendukung bagi pemilik mobil listrik.
"Saat ini pengelola one satrio sudah memiliki tenaga panel surya dalam upaya mengurangi emisi karbon di Jakarta sebagai wujud dedikasi PT. JSI untuk mendukung lingkungan yang berkelanjutan," pungkas Risnanty.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?