Suara.com - PT KAI (persero) menyambut periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025 dengan menyediakan layanan Direct Train tanpa transit. Perjalanan langsung tanpa transit ini kini menghubungkan Gambir-Yogyakarta (pp).
Layanan Direct Train ini hanya tersedia secara eksklusif pada 16 dan 17 Desember 2024 saja dengan jadwal rute Gambir-Yogyakarta pada 16 Desember 2024. Berangkat dari Stasiun Gambir pukul 23.25 WIB dan tiba di Stasiun Yogyakarta pukul 05.28 WIB.
Selanjutnya pada tanggal 17 Desember 2024 dengan relasi Yogyakarta-Gambir, berangkat dari Stasiun Yogyakarta pukul 12.20 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 18.22 WIB.
"Layanan ini dirancang untuk memberikan pengalaman perjalanan yang praktis, nyaman, dan lebih efisien bagi para pelanggan," ujar Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keteranganya, Senin (16/12/2024).
KAI juga menawarkan promo diskon 25% khusus untuk layanan ini. Dengan promo ini, pelanggan dapat menikmati perjalanan Kelas Eksekutif dari Jakarta ke Yogyakarta hanya dengan Rp475.000, dari harga normal Rp630.000.
"Promo ini memberikan pengalaman perjalanan langsung tanpa transit yang nyaman, di mana pelanggan bisa beristirahat sepenuhnya selama perjalanan malam dan tiba di tujuan keesokan paginya dalam kondisi segar," kata Anne.
Layanan ini, menjadi langkah awal KAI dalam menghadirkan inovasi yang memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat modern dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan. Tiket Direct Train kini sudah tersedia di aplikasi Access by KAI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?