Suara.com - Baru-baru ini, mainan dari merek Pop Mart menjadi sangat populer. Dikenal sebagai Labubu, mainan mewah berkarakter peri ini awalnya diperkenalkan pada tahun 2015.
Apalagi, telah mengalami peningkatan popularitas yang sangat besar sebagian karena TikTok dan teriakan dari Lisa BLACKPINK, yang menyukai mainan tersebut.
Namun, boneka ini malah ada yang mengalami kerugian. Hal ini dikarenakan salah satu wanita dituntut ganti rugi senilai Rp1,78 miliar.
Dilansir Koreaboo, Jumat (20/12/2024), pada awal Desember, sebuah restoran di Malaysia mengadakan undian untuk merayakan bisnisnya, menawarkan Labubu sebagai hadiah bagi pemenang yang beruntung.
Pemenangnya, seorang wanita muda, mengklaim bahwa Labubu itu palsu. Meskipun ada masalah besar dengan mainan palsu, restoran tersebut mengklaim bahwa pemenang hadiah tidak menanggapi permintaan untuk bukti dan malah terus memposting secara online bahwa mainan itu palsu.
Bahkan menyertakan nama toko tempat mainan itu berasal. Akhirnya, toko mainan Pop Mart Labubu Malaysia, yang menyediakan barang tersebut ke restoran tersebut, turun tangan untuk mengatasi situasi tersebut melalui surat yang kini telah dihapus kepada wanita tersebut dari perwakilan hukum toko tersebut yang mengklaim pencemaran nama baik.
Surat tersebut merinci beberapa persyaratan, termasuk menghapus postingan, meminta maaf secara terbuka.
Lalu wanita itu harus membayar kompensasi kepada toko sebesar 110.000 ribu dolar AS atau sekitar Rp1,78 miliar.
Labubu adalah karakter fiksi yang diciptakan oleh seniman asal Hong Kong bernama Kasing Lung. Karakter ini pertama kali muncul dalam buku cerita anak-anak berjudul "The Monsters" yang diterbitkan pada tahun 2015.
Baca Juga: PTP Nonpetikemas Beberkan Strategi Hadapi Tantangan Bisnis 2025
Dalam cerita tersebut, Labubu digambarkan sebagai makhluk kecil berbulu dengan telinga runcing dan gigi tajam yang menonjol dari mulutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bank Maybank Indonesia Hanya Raup Laba Rp1,66 Triliun di Tahun 2025
-
Menkeu Singgung Pajak Rakyat Bukan untuk Penghina Negara
-
Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Lebaran
-
Izin Davies Vandy Resmi Dicabut OJK, Ini Alasannya
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi