Suara.com - Keluarga pengusaha klan Sampetoding belakangan menjadi sorotan usai diduga terlibat dalam sindikat uang palsu di Kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Annar Salahuddin Sampetoding akhirnya mendatangi Polres Gowa, Kamis, 26 Desember 2024 malam dalam rangka pemeriksaan kasus tersebut.
"Iya, masih sementara diperiksa sampai sekarang di Polres Gowa," kata Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak saat dihubungi Jumat, 27 Desember 2024.
Bukan hanya Annar Salahuddin Sampetoding, bisnis dan kekayaan sang putra, Muhammad Aaron Annar Sampetoding juga disorot. Pasalnya, keluarga ini menjalankan sebuah perusahaan keluarga Siner Group. Di samping keduanya, perusahaan juga melibatkan satu lagi putra Annar, Muhammad Alton Annar Yunior Sampetoding.
Siner Group membawahi sejumlah lini usaha. Siner Group memfokuskan sebagian besar operasinya di industri berbasis sumber daya alam. Siner Group mengadopsi pendekatan terfokus dalam sebagian besar kegiatannya, mengadopsi prinsip-prinsip diversifikasi terkait dalam pengembangan bisnis. Siner Group membangun kompetensi intinya di industri sumber daya alam.
Perusahaan bergerak dalam tiga sektor utama bisnis yakni Perkebunan Hutan, Kelapa Sawit dan Komoditas, selanjutnya mengembangkan sektor bisnis yang lebih umum seperti Agen Properti, Tour & Travel, Penukaran Uang, Keuangan, Sumber Daya, dan Media Digital.
Tak hanya memimpin perusahaan, Muhammad Aaron Annar Sampetoding juga aktif dalam sejumlah kegiatan. Dia aktif di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Koordinator Wilayah Timur, Ketua Kompartemen Perdagangan dan Industri. Selanjutnya, Aaron juga merupakan Ketua Bidang Perdagangan Dewan Ekonomi Indonesia Timur (DEIT), Ketua Bidang Penanaman Modal Dan Investasi KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) DKI Jakarta, dan Pengurus Pusat Sapma Pemuda Pancasila.
Tidak sampai di situ, Aaron aktif sebagai Wakil Ketua Umum BPD HIPMI DKI Jakarta, Wakil Ketua Umum Dewan Ekonomi Indonesia Timur, dan Wakil Bendahara Umum Dewan Pengurus Pusat AMPI (Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia).
Di bidang politik, dia pernah menjabat Ketua Bidang Kewirausahaan Garda Pemuda Nasdem dan Ketua DPW Garda Pemuda Nasdem Provinsi Sulawesi Barat. Sayangnya dengan semua lini usaha dan aktivitas tersebut, tak disampaikan secara detail berapa jumlah kekayaan keluarga ini.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Toko Flagship Baru di Indonesia Tandai Perkembangan Pasar Teknologi Asia Tenggara
Berita Terkait
-
PSM Makassar Terpeleset di Markas Persita Tangerang, Ucapan Bernardo Tavares Terbukti
-
Meski Dikit, BI Akui Uang Palsu Masih Beredar di Mayarakat
-
BI Tegaskan Tak Terbitkan Dokumen Sertifikat Deposito Terkait Pencetakan Uang Palsu
-
4 Bisnis Fitri Salhuteru, Minta Pemilik Brand Jangan Ajak Nikita Mirzani
-
Kronologi Pengurangan Poin PSM Makassar yang Berubah-ubah, PT LIB Ternyata Keliru
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
Kemenperin Gandeng ADB Bangun Ekosistem Semikonduktor Nasional, Fokus SDM dan Desain Chip
-
MSCI 'Sentil' BEI, Purbaya: Sudah Saya Ingatkan soal Saham Gorengan
-
Purbaya Tetap Pede IHSG 'To The Moon' 10.000 Meski Ada Trading Halt 2 Hari Berturut-turut
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN
-
Tambang Emas Martabe Diserahkan ke Perminas? Ini Penjelasan Bahlil
-
Tensi AS-Iran dan Cuaca Ekstrem AS Dongkrak Harga Minyak
-
IHSG Trading Halt Lagi, BEI Bekukan Sementara Pasar Modal
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun, Cabai hingga Bawang Merah Terkoreksi Jelang Akhir Januari 2026
-
Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788