- Menteri Keuangan Purbaya tetap optimistis IHSG mencapai 10.000 akhir tahun meskipun terjadi *trading halt* dua hari.
- Penurunan IHSG dipicu kekhawatiran pasar mengenai klasifikasi Indonesia dari *emerging market* menjadi *frontier market*.
- Purbaya menyarankan investor beralih pada saham besar (*blue chip*) daripada saham gorengan yang cenderung jatuh.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap percaya diri Indeks Harga Saham Gabungan bisa tembus 10.000 meski Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali melakukan trading halt atau penghentian sementara perdagangan saham dua hari berturut-turut.
Menkeu Purbaya beralasan kalau IHSG 'to the moon' ke 10.000 di akhir tahun karena fondasi ekonomi Indonesia masih bagus. Ia meminta para investor tidak takut di pasar saham.
"Kan akhir tahun kan? To the moon, jangan takut. Fondasi kita bagus. Kan saya Menteri Keuangannya," kata Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/1/2026).
"Optimis 10 ribu, enggak usah takut," lanjutnya lagi.
Purbaya juga mengomentari kenapa IHSG kembali anjlok hari ini. Menurutnya, kepanikan pasar ini terjadi lantaran kekhawatiran Indonesia mengalami penurunan klasifikasi dari emerging market menjadi frontier market.
"Yang bisa saya pastikan adalah fondasi ekonomi kita enggak bermasalah, akan semakin cepat ke depan. Ini mungkin orang shock akan possibility apa kita pasarnya dianggap pasar apa gitu, frontier level," beber dia.
Bendahara Negara mengaku kalau penurunan IHSG bukanlah ranah Menteri Keuangan. Tapi dia membocorkan kalau Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, bakal buka suara di BEI hari ini.
Ia juga memastikan kalau fundamental ekonomi Indonesia tidak ada masalah sejauh ini. Penurunan tersebut hanyalah syok sementara.
Dia berpandangan kalau sejauh ini saham gorengan memang banyak jatuh di bursa, dan itu berulang kali telah diingatkan. Maka dari itu Purbaya menyarankan investor untuk melirik saham besar.
Baca Juga: IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
"Kalau yang jatuh, bursa saham-saham gorengan, kan saya sudah ingatkan dari dulu, bersihkan bursa dari saham gorengan. Tapi yang besar-besar kan masih ada, yang saham-saham yang blue chip, itu kan naiknya belum terlalu tinggi. Kalau anda takut lari saja ke situ," pinta dia.
Diketahui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), masih terperosok tajam di awal perdagangan, Kamis, 29 Januari 2026. IHSG dibuka masih anjlok hingga 3 persen ke level 8.027.
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.06 WIB, IHSG masih nyaman turun 5,53 persen ke level 7.860.
Berita Terkait
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
Purbaya Akui Iuran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Sebagian Besar Dibiayai APBN
-
IHSG Trading Halt Lagi, BEI Bekukan Sementara Pasar Modal
-
Rupiah Melemah Tersengat IHSG yang Anjlok, Dolar AS Jadi Kuat ke Level Rp16.788
-
Setelah MSCI, Goldman Sachs Perburuk Kondisi Pasar Modal RI
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Digital, Peruri Akselerasi Modernisasi Internal lewat ERP dan Cyber Security
-
Limit Transfer Bank saat Lebaran: BRI, Bank Mandiri, BNI dan BTN
-
BJBR Cetak Aset Rp221,4 Triliun di 2025
-
Penumpang KRL Jabodetabek Anjlok 29 Persen Akibat Kebijakan WFA
-
Tunaikan Zakat Fitrahmu, Dapatkan Manfaat Besar yang Belum Tentu Diperoleh Tahun Depan
-
Nasib Emiten Kaesang! Bisnis Lesu, Kini Terpaksa Jual Aset Demi Bayar Utang ke BCA
-
IHSG Kembali Tertekan, Sesi I Turun ke Level 7.039
-
Prabowo: Indonesia Harus Hidup Sesuai Kemampuan, Defisit Fiskal Tetap Dijaga
-
OJK Tegaskan Debitur Bank Tak Kebal Hukum, Pelaku Manipulasi Kredit Dipenjara
-
Laba PANI Terbang 83 Persen di 2025, Efek Domino Gurita Bisnis PIK2