Suara.com - Bayangkan Anda sedang melayani pelanggan di tengah antrean panjang, lalu tiba-tiba terdengar suara notifikasi, "Transaksi masuk, Rp50.000." Tanpa perlu bertanya kepada pelanggan, Anda langsung tahu pembayaran telah berhasil.
Inilah inovasi dari BRImerchant yang menghadirkan fitur Voice Notif. Dengan notifikasi suara yang langsung membacakan nominal transaksi, pengalaman berbisnis Anda menjadi lebih cepat, efisien, dan tanpa rasa khawatir.
Tidak memerlukan alat tambahan atau biaya langganan, fitur ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para merchant. Mulai sekarang, setiap transaksi tidak hanya tercatat, tetapi juga langsung terdengar!
Keresahan Umum Pedagang Terkait Pembayaran QRIS
Meskipun QRIS sudah semakin populer, ada beberapa masalah yang kerap dihadapi pedagang:
1.Konfirmasi Pembayaran yang Lambat
Banyak pedagang merasa harus mengecek pembayaran secara manual, cara ini tentunya menghabiskan waktu dan mengganggu pelayanan, terutama saat antrean pelanggan panjang.
2.Kekhawatiran Transaksi Tidak Tercatat
Ada kekhawatiran kalau transaksi mungkin tidak tercatat dengan baik, memaksa pedagang untuk memeriksa ulang berkali-kali.
Baca Juga: Dukung Kemudahan Bagi Masyarakat, BRI Targetkan 17.701 Unit KPR Subsidi lewat FLPP & Tapera
3.Kesalahan Pelanggan dalam Memindai QRIS
Kadang pelanggan salah memasukkan nominal transaksi, membuat pedagang harus lebih cermat memeriksa setiap pembayaran.
4.Tidak Ada Notifikasi Real-Time
Ketidakhadiran notifikasi langsung membuat pedagang cemas, apakah pembayaran benar-benar masuk atau ada kendala teknis di tengah transaksi.
Voice Notif: Solusi Cerdas untuk Pedagang Modern
BRImerchant hadir sebagai solusi one-stop app bagi para merchant BRI. Dengan fitur unggulan Voice Notif, setiap transaksi yang berhasil akan langsung dikonfirmasi melalui suara. Berikut adalah beberapa keunggulan dari fitur ini:
Berita Terkait
-
BCA & BRI Bagikan Strategi Kepemimpinan Inklusif, Tidak Hanya Perkara Teknis!
-
Dukung Kemudahan Bagi Masyarakat, BRI Targetkan 17.701 Unit KPR Subsidi lewat FLPP & Tapera
-
Aset Industri Asuransi Tembus Rp1.126 Triliun, BRI Insurance Beri Proteksi Maksimal
-
BRI Siap Kucurkan Rp2,92 Triliun untuk KPR Subsidi, Sasar 17 Ribu Unit Rumah!
-
BRI Digitalisasi Lapas Sulsel, Berantas Pungli dan Tingkatkan Transparansi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet
-
Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik
-
QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?
-
IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I
-
Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik
-
BEI Buka Suara: Daftar Saham HSC Bukan Sanksi, Cuma 'Warning' Buat Investor
-
BSA Logistics Jadi Pertama IPO di BEI, Emiten Raup Dana Rp302,4 Miliar
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Bawang dan Beras Naik
-
Harga Gabah Tinggi, Pedagang Sulit Jual Beras Sesuai HET
-
Danantara Bela-belain Bentuk Perusahaan Baru Pantau Proyek Sampah Jadi Listrik