Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) resmi menggelar BRI UMKM EXPO(RT) 2025 untuk yang keenam kalinya di ICE BSD City Nusantara pada 30 Januari sampai 2 Februari 2025. Acara ini merupakan bentuk komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan melalui peran serta UMKM.
Melalui program BRI UMKM Export 2025 yang kini memasuki tahun keenam, BRI terus berupaya membuka akses pasar global bagi pelaku UMKM Indonesia, dengan misi utama untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap neraca perdagangan internasional serta memperluas kesempatan kerja di dalam negeri.
"BRI fokus kepada bisnis UMKM dan secara konsisten menumbuhkembangkan dan memberdayakan UMKM," ujar Direktur Utama BRI, Sunarso dalam acara pembukaan program BRI UMKM Export 2025.
Program BRI UMKM Export 2025 yang telah berjalan selama enam tahun berturut-turut, menunjukkan perkembangan yang signifikan. Tahun ini, jumlah peserta yang terlibat dalam program ini meningkat pesat, dari 500 pelaku UMKM tahun lalu menjadi 1.000 pelaku UMKM. Tidak hanya itu, target jumlah pengunjung yang hadir juga mengalami kenaikan signifikan, yang sebelumnya 26.000 orang, tahun ini diharapkan akan mencapai lebih dari 50.000 pengunjung.
Program ini juga berhasil menarik minat buyer internasional. Tahun lalu, 86 buyer dari 30 negara hadir dalam acara ini. Tahun ini, BRI menargetkan 94 buyer dari 33 negara akan turut hadir untuk berpartisipasi dalam transaksi bisnis dengan pelaku UMKM.
Dari segi pencapaian transaksi ekspor, BRI juga mencatatkan hasil positif. Tahun lalu, nilai kontrak ekspor UMKM yang mengikuti acara ini mencapai USD 81,3 juta atau sekitar Rp1,3 triliun. Pada tahun ini, BRI menargetkan nilai kontrak ekspor dapat meningkat menjadi USD 89,4 juta atau sekitar Rp1,44 triliun. Pencapaian ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia semakin mampu bersaing di pasar internasional.
"Kami berharap acara ini dapat terus berjalan dengan sukses, sehingga dapat memberikan dampak positif dalam memperkuat sektor UMKM serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tambahnya.
BRI mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan program ini. Ke depannya, BRI berkomitmen untuk terus mendorong peran UMKM dalam ekonomi global melalui berbagai program yang inovatif dan inklusif, demi menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.
Baca Juga: Pelatih Persib Bandung Berharap Timnya dalam Kondisi Fit Saat Hadapi PSM
Berita Terkait
-
Daftar Film Bioskop Hari Ini, Dapatkan Diskon Hemat via M-tix Khusus Nasabah BRI!
-
UMK Binaan Berpeluang Go Nasional Berkat Local Pride Spot
-
Live di YouTube! Saksikan BRI Microfinance Outlook 2025 & Dukung UMKM Indonesia
-
Borong Produk Lokal di BRI UMKM EXPO(RT) 2025, Ada Cashback dan Diskon Melimpah!
-
Lindungi Asetmu! BRI Insurance Edukasi Perempuan Dayak Soal Asuransi
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998