Suara.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan membuka gerai baru Local Pride Spot di Terminal Penumpang Tanjung Priok pada awal Maret 2025.
Gerai ini menjadi perluasan dari Local Pride Spot pertama yang telah beroperasi di Pelindo Tower, Jakarta Utara, sejak Maret 2024.
“Rencana pembukaan Local Pride Spot di Terminal Penumpang Tanjung Priok merupakan salah satu upaya perusahaan mendukung pertumbuhan usaha mikro kecil (UMK) di Indonesia,” kata Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, dikutip Kamis (30/1/2025).
Menurutnya, Local Pride Spot dirancang untuk memberikan akses pasar yang lebih luas bagi UMK binaan, sehingga mereka dapat bersaing di tingkat nasional. “Gerai ini juga menjadi sarana pengusaha lokal memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penjualan,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya memperluas promosi Local Pride Spot, Pelindo menyelenggarakan UKM Expo Local Pride Spot pada 22–25 Januari 2025 di Pelindo Forum, Ciawi, Bogor. Pameran ini mengusung konsep one-stop shopping, di mana pengunjung dapat berbelanja berbagai kebutuhan dalam satu lokasi.
Pameran ini mendapat perhatian berbagai pihak, termasuk Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga, Komisaris Utama Pelindo Agus Suhartono, dan Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono, yang turut mengunjungi gerai UMKM tersebut.
Gerai Local Pride Spot yang pertama di Pelindo Tower telah menunjukkan capaian yang positif. Sejak Maret 2024 hingga saat ini, gerai tersebut berhasil membukukan transaksi senilai Rp1 miliar.
“Angka ini membuktikan tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal yang berkualitas,” jelasnya.
Local Pride Spot menghadirkan berbagai produk unggulan, seperti kain tradisional, perhiasan etnik, kuliner khas, hingga kebutuhan sehari-hari. Semua produk yang ditawarkan telah melalui seleksi ketat untuk memastikan kualitas dan daya saing sesuai standar nasional.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Garap Proyek Dekarbonisasi
Gerai ini juga mendukung kemudahan bertransaksi dengan menyediakan berbagai metode pembayaran, mulai dari tunai hingga non-tunai, termasuk QRIS. Selain itu, Pelindo menyediakan P-EATS, mekanisme voucher yang dapat digunakan oleh tenant dan pegawai di lingkungan Pelindo Grup.
“Kehadiran gerai baru di Terminal Penumpang Tanjung Priok diharapkan membuka peluang lebih besar bagi UMK untuk berkembang dan meningkatkan penjualan produk lokal. Selain itu, gerai ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat, termasuk wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Arif lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?