Suara.com - Flipster, platform exchange derivatif kripto global mencatatkan pertumbuhan pengguna hingga 50 kali lipat sejak awal tahun 2024.
“Itu benar-benar pertumbuhan yang monumental. Kami juga memiliki beberapa kemitraan menarik yang membentuk kesuksesan kami, termasuk kolaborasi BNB Chain, yang membebaskan biaya penarikan untuk semua orang yang menggunakan BNB Chain untuk menarik USDT,” kata Head of Product Flipster, Youngsun Shin ditulis Senin (3/2/2025).
Flipster juga meluncurkan TON Campaign yang menawarkan tambahan Annual Percentage Rate (APR) dan pembebasan biaya penarikan USDT di jaringan TON.
Kolaborasi strategis seperti kemitraan dengan Tether dalam peluncuran XAUT Tether Gold Launchpool, serta acara offline bersama Pudgy Penguins, menjadi sorotan lain yang mempererat komunitas Flipster di seluruh dunia.
Di sisi pengembangan produk, Flipster memperkenalkan sejumlah fitur baru yang dirancang untuk mempermudah pengalaman pengguna. Misalnya, peningkatan besar pada perpetual trading sejak peluncurannya di 2023, serta peluncuran Spot Trading dan fitur inovatif Recurring Buy.
Fitur ini memungkinkan pengguna menjadwalkan pembelian otomatis aset seperti Bitcoin dan Ethereum menggunakan saldo USDT.
Dengan cara ini, pengguna bisa secara konsisten membangun portofolio tanpa perlu memantau pergerakan harga secara terus-menerus.
Tahun 2025 akan menjadi momen penuh inovasi bagi Flipster, dengan serangkaian fitur baru yang dirancang untuk membantu pengguna mencapai keuntungan yang lebih maksimal.
Meskipun tidak semua rencana dapat diungkap secara detail, Flipster menetapkan dua pilar utama sebagai fokus pengembangan di tahun ini.
Baca Juga: Transaksi Kripto Indonesia Tembus Rp 650 Triliun pada 2024, Naik 4 Kali Lipat
Pilar pertama adalah memberikan konteks lebih jelas terkait pergerakan harga aset. Misalnya, jika sebuah aset naik hingga 35% dan muncul di bagian atas Top Mover Carousel, pengguna kerap bertanya-tanya mengenai penyebab kenaikan tersebut.
Untuk menjawab kebutuhan ini, Flipster berkomitmen menyediakan informasi yang lebih mendalam, mencakup analisis tren makro hingga berita spesifik terkait aset. Dengan demikian, pengguna dapat membuat keputusan trading yang lebih terinformasi dan percaya diri.
Sementara itu, pilar kedua berfokus pada pengembangan fitur sosial. Fitur seperti leaderboard dan FOMO rolling banner, yang menampilkan transaksi aktif dan posisi tertutup, telah sukses membangun rasa kebersamaan di komunitas.
Ke depan, Flipster akan menghadirkan lebih banyak inovasi sosial yang membuat pengguna semakin terhubung dan aktif dalam komunitas. Selain itu, Flipster berkomitmen untuk meningkatkan pengalaman trading dengan menambahkan fitur-fitur baru, seperti fitur sosial, ide trading, dan penyempurnaan sistem pemesanan yang sudah ada. Tujuannya adalah memberikan pengalaman trading yang lebih intuitif, interaktif, dan efisien.
Di samping inovasi fitur, Flipster terus memperluas jangkauan dengan menjalin kemitraan strategis bersama berbagai komunitas dan proyek kripto. Tahun lalu, Flipster bermitra dengan sejumlah fondasi terkemuka di industri, dan momentum ini akan dilanjutkan di tahun 2025. Strategi ini bertujuan menciptakan peluang baru bagi pengguna, sekaligus memperluas eksposur Flipster di pasar global.
Bagi Flipster, setiap kolaborasi bukan hanya soal kemitraan, tetapi juga upaya menciptakan nilai tambah yang dirasakan langsung oleh pengguna. Dengan semangat ini, Flipster mengundang komunitas kripto untuk merasakan pengalaman trading yang inovatif, mudah, dan praktis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih
-
Pabrik Melamin Pertama dan Terbesar RI Resmi Dibangun di Gresik, Nilai Investasi Rp 10,2 T
-
Menko Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi RI 2026 Lebihi 5,3 Persen
-
Investor Global Proyeksi Ekonomi RI Tetap Tangguh di Tengah Perang AS vs Iran, Ini Buktinya