Suara.com - Caroline Riady yang tertangkap kamera pulang kerja dijemput helikopter menjadi perbincangan di media sosial. Daftar bisnis dan sumber kekayaan James Riady, sang ayah pun ikutan disorot. Generasi kedua penerus Lippo Grup yang digawangi Mochtar Riady ini bisa mendapatkan sebagian kekayaan yang telah dirintis oleh pendahulunya.
Caroline Riady menggunakan transportasi udara saat hendak meninggalkan RS MRCCC Siloam Semanggi, Jakarta Selatan. Hal ini diketahui dari beberapa komentar warganet di media sosial. RS Siloam merupakan bisnis rumah sakit di bawah payung Lippo Group.
Sementara itu, James Riady memulai karier di dunia bisnis dengan mengelola anak usaha milik Lippo Group. James Riady mulai terlibat aktif dalam bisnis keluarga sebagai Direktur Eksekutif Lippo Group, yang kemudian juga diwariskan kepada putranya John Riady. Perjalanan kariernya di dunia bisnis semakin menanjak ketika pada 2019, ia dipercaya untuk menjadi CEO PT Lippo Karawaci Tbk, anak perusahaan Lippo Group yang bergerak di bidang properti.
Sebagai CEO, James membawa Lippo Karawaci tetap fokus pada sektor urbanisasi, digitalisasi, dan demografi, serta memastikan perusahaan dapat beradaptasi dengan perubahan pasar yang terus berkembang.
Di bawah kepemimpinannya, Lippo Karawaci terus berinovasi dan berkembang. James juga aktif dalam dunia teknologi dan digital, yang ditunjukkan dengan perannya sebagai Founder dan Managing Partner di Venturra Capital, sebuah perusahaan modal ventura yang berinvestasi dalam lebih dari 50 perusahaan teknologi di Asia Tenggara.
Salah satu pencapaiannya yang paling mencolok adalah pendirian OVO, sebuah perusahaan pembayaran digital yang kini menjadi salah satu unicorn terbesar di Indonesia, yang juga memiliki saham di Grab dan Tokopedia.
James Riady merupakan bagian dari keluarga Riady yang tercatat sebagai salah satu keluarga terkaya di Indonesia. Menurut Forbes, kekayaan keluarga Riady diperkirakan mencapai USD 2,25 miliar atau sekitar Rp36 triliun pada tahun 2024.
Kekayaan pribadi James Riady pun tak kalah besar. Meskipun tidak ada angka pasti yang mengungkapkan total kekayaan pribadinya, diperkirakan kekayaan keluarga Riady, termasuk James, berasal dari kepemilikan saham di berbagai perusahaan besar yang dikelola oleh Lippo Group.
Lippo Group sendiri memiliki banyak anak perusahaan besar, di antaranya Lippo Karawaci, Lippo Malls, Siloam Hospitals, dan Matahari Department Store. Keluarga Riady juga memiliki investasi besar di sektor perhotelan melalui jaringan Aryaduta Hotels, serta dalam sektor media dan pendidikan. Selain itu, Lippo Group memiliki jaringan rumah sakit yang sangat penting, termasuk rumah sakit Siloam yang dikenal luas di Indonesia.
Baca Juga: Jabatan Mentereng Caroline Riady, Konglomerat Kelas Atas Pulang Kerja Naik Helikopter
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Caroline Riady Anak Siapa? Gak Heran Pulang Kerja Naik Helikopter, Ini Silsilah Keluarganya
-
Riwayat Pekerjaan Caroline Riady: Dulu Pernah Jadi Guru, Kini Pulang Kerja Naik Helikopter
-
Kesaksian Soal Karakter Asli Caroline Riady, Kini Terciduk Pulang Kerja Naik Helikopter
-
Sosok Soeharto Djojonegoro, Anak Bos OT Group Suami Caroline Riady yang Pulang Kerja Dijemput Helikopter
-
Jabatan Mentereng Caroline Riady, Konglomerat Kelas Atas Pulang Kerja Naik Helikopter
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN