Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo memfasilitasi Lomba Hasil Karya Daur Ulang Sampah (Recycle) yang digelar di SD Barunawati IV, Jakarta Utara.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)Pelindo yang berfokus pada pendidikan, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.
Departemen Head TJSL Pelindo, Febrianto Zenny, menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran sejak dini akan pentingnya pengelolaan sampah secara bijak.
"Kami akan terus berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Melalui lomba ini, kami mendorong para pelajar memahami konsep reduce, reuse, dan recycle, serta mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang lebih berguna," ujarnya dikutip Senin (17/2/2025).
Lomba ini merupakan bagian dari program Sekolah Adiwiyata Pelindo yang melibatkan siswa kelas 1 hingga 6. Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025 di SD Barunawati IV juga diisi dengan workshop pengelolaan sampah, yang akan diselenggarakan pada 25 Februari 2025 nanti.
“Kegiatan ini merupakan edukasi berkelanjutan terkait pengelolaan limbah, dan menjqdi bagian program jangka panjang Sekolah Adiwiyata Pelindo,” jelas Febrianto.
Lomba yang mengusung tema "Kolaborasi untuk Indonesia Bersih" ini diikuti para pelajar dengan antusias. Setiap peserta menampilkan karya daur ulang, yang kemudian dinilai berdasarkan pemanfaatan bahan baku, inovasi, nilai guna produk, serta cara penyajian dan presentasi.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari perwakilan Pelindo, Bank Sampah Lingkungan Sekitar, dan pihak sekolah. Pemenang lomba akan diumumkan di akhir acara, diikuti dengan penyerahan simbolis Composting Kitkepada sekolah sebagai dukungan Pelindo dalam pengelolaan sampah organik.
Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada tahun 2022, Indonesia menghasilkan 69 juta ton sampah. Dari jumlah itu, sekitar 12,5 juta ton merupakan sampah plastik.
Baca Juga: BUMN Sebagai Pilar Pembangunan, DPR RI Dorong Adaptasi dan Efisiensi
Sampah organik juga tak kalah menjadi pekerjaan rumah. Pada tahun 2022 sampah organik mencapai 41,27% dari total sampah yang dihasilkan.
Febrianto menambahkan, program ini menggabungkan edukasi dengan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini, untuk mendorong perubahan perilaku dalam mengelola sampah di tingkat masyarakat.
"Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk menerapkan pola hidup berkelanjutan. Tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari siswa dan keluarga mereka,"tambahnya.
Sebagai bagian dari inisiatif TJSL, lanjut Febrianto, Pelindo akan terus terus mendukung program edukasi dan pelestarian lingkungan guna menciptakan dampak positif bagi masyarakat, khususnya warga yang berada di sekitar kawasan pelabuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
Terkini
-
Jangan Cuma Habis buat Baju Baru! Ini 10 Cara Putar THR Jadi Passive Income Modal Kecil
-
Nekat Melintas Saat Mudik Lebaran 2026, Kemenhub Ancam Bekukan Izin Perusahaan Logistik Bandel
-
Emas Antam Harganya Diobral Jelang Lebaran, Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
-
Rumah Rp 270 Jutaan Jadi Buruan, Masyarakat Kini Lebih Realistis Pilih Hunian
-
InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi
-
Kalang Kabut Harga Minyak, Pemerintah Siapkan Skema WFH Satu Hari Pascalebaran
-
Puncak Mudik Kapal PELNI Tembus 31 Ribu Penumpang, Naik 12,2 Persen
-
Program MBG Guyur Rp1 Miliar Per SPPG Setiap Bulan
-
Gandeng Ojol, Perusahaan Ini Sebar Ratusan Ribu Susu Steril
-
Perkuat Ekosistem Trading, OKX Resmi Luncurkan Platform ORBIT