Suara.com - Nama Hendy Setiono belakangan menjadi sorotan publik. Ia merupakan pengusaha bisnis Kebab Turki Baba Rafi. Hendy Setiono memulai bisnis Kebab Turki Baba Rafi pada usia muda dengan modal awal Rp4 juta. Bermula dari gerobak kaki lima, bisnisnya berkembang pesat hingga memiliki lebih dari 1.000 outlet di dalam dan luar negeri.
Kesuksesannya tidak hanya menginspirasi banyak orang, tetapi juga membawa namanya meraih penghargaan sebagai "Asia’s Best Entrepreneur Under 25" dari Business Week.
Terkini, ia kabarnya memutuskan bergabung dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional. Ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Olahraga untuk periode 2024-2028.
Pendidikan dan Perjalanan Karier
Hendy Setiono menempuh pendidikan dasar di Maryland, Amerika Serikat, sebelum kembali ke Indonesia dan melanjutkan sekolah menengah di SMP Vidatra, Bontang, serta SMA Negeri 5 Surabaya.
Setelah lulus SMA, ia kuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan jurusan Teknik Informatika. Namun, di semester keempat, ia memutuskan berhenti kuliah untuk fokus pada dunia bisnis.
Hendy kemudian melanjutkan pendidikannya di Informatics Computer School Singapore, mengambil jurusan E-Commerce hingga meraih gelar Advance Diploma. Ia juga mengikuti program eksekutif di Harvard Business School, Boston.
Dari sisi politik, Hendy Setiono pernah menjadi Tim Sukses (Timses) Prabowo-Gibran saat Pilpres 2024 lalu. Ia menjadi Koordinator Fanta Berbagi di bawah arahan Komandan Pemilih Muda Prabowo Gibran Arief Rosyid Hasan.
Ia juga pernah menggandeng anak mantan Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep sebagai partner bisnisnya.
Baca Juga: Hendy Setiono Usaha Apa? CEO Kebab Baba Rafi Diduga Terjerat Kasus Hukum
Kontroversi Hendy Setiono
Di balik kesuksesannya, Hendy juga menghadapi sejumlah kontroversi. Pada 2022, ia dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi bodong melalui PT Tambak Udang Baba Rafi, dengan total kerugian mencapai Rp9,15 miliar.
Selain itu, namanya juga terseret dalam laporan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diajukan oleh Niko Al Hakim alias Okin, mantan suami Rachel Vennya. Okin, yang pernah bekerja sama dengan Hendy dalam bisnis kuliner 'Ngikan Yuk', mengaku tidak mendapatkan transparansi keuangan dari perusahaan.
Selain dengan Okin, Hendy Setiono ternyata kerap menggandeng selebriti dan figur publik sebagai partner bisnis. Salah satunya adalah Jerome Polin, YouTuber dan pengusaha muda, yang pernah bekerja sama dengannya dalam bisnis minuman teh, Menantea.
Jerome mengaku mengalami masalah serupa dengan Okin, termasuk almarhum komika Babe Cabita, yang juga menjadi korban dalam bisnis tersebut.
Selain itu, Hendy juga pernah bekerja sama dengan Arief Muhammad dalam bisnis kue kekinian, Cakekinian, serta dengan YouTuber Edho Zell dalam bisnis makanan bernama Nyapii. Meski beberapa bisnis ini sempat berkembang pesat, sebagian di antaranya mengalami kemunduran, terutama setelah pandemi COVID-19.
Berita Terkait
-
Okin Beberkan Kronologi Dugaan TPPU Bos Baba Rafi, Minta Rekening Koran hingga Dilaporkan Balik
-
Deretan Kontroversi Hendy Setiono, Bos Baba Rafi yang Diduga Terlibat Pencucian Uang Bisnis Selebgram
-
Kabar Ngikan Yuk Restoran Milik Okin, dari 200 Lebih Kini Tinggal 30 Outlet Saja?
-
Sosok Nilam Sari, Mantan Istri Hendy Setiono Bos Baba Rafi Kini Ikut Disorot
-
Hendy Setiono Usaha Apa? CEO Kebab Baba Rafi Diduga Terjerat Kasus Hukum
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026