Suara.com - Bagaimana cara mengelola usaha kecil di Jakarta? Pertanyaan tersebut mungkin menjadi banyak pertanyaan mengingat ada banyak bentuk usaha serupa di mantan Ibu Kota ini.
Padahal, usaha kecil perlu dikelola dengan baik untuk menjadi usaha yang lebih besar lagi atau setidaknya berkembang.
Tenang, jangan berkecil hati, Anda bisa mencoba berbagai cara berikut untuk mengelola dan mengembangkan bisnis kecil Anda.
Tips Mengelola Usaha Kecil di Jakarta
Mengelola usaha tidak bisa dilakukan secara instan, karena itulah Anda tetap membutuhkan kesabaran dan keuletan ketika mencoba berbagai tips berikut.
1. Kenali pasar dan tentukan niche
Penting untuk memahami siapa target pasar Anda. Di Jakarta, pasar sangat beragam, jadi cobalah untuk memilih segmen pasar yang spesifik.
Gunakan analisis STP (Segmentation, Targeting, Positioning) untuk menentukan siapa yang akan Anda layani, bagaimana cara menjangkau mereka, dan bagaimana membuat usaha Anda menonjol.
2. Memaksimalkan pemakaian media sosial
Saat ini, media sosial adalah adalah satu alat marketing paling efektif. Karena itu, manfaatkan media sosial, seperti Instagram dan Tiktok untuk mengembangkan usaha Anda.
Baca Juga: Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
Bila memungkinkan, siapkan modal untuk memanfaatkan fitur iklan atau bahkan membayar reviewer.
3. Manfaatkan teknologi untuk mempermudah operasional
Di era digital, teknologi menjadi kunci efisiensi suatu usaha. Karena itu, cobalah memanfaatkan aplikasi semacam POS (point of sales) untuk memudahkan pengelolaan inventaris, pencatatan keuangan, dan pelayanan pelanggan.
4. Bangun relasi dengan pelanggan
Jangan hanya fokus mencari, tetapi cobalah menjaga hubungan dengan pelanggan. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah membuat program loyalty bagi pelanggan setia.
Selain itu, jangan lupa untuk mendengarkan feedback dari pelanggan untuk meningkatkan pelayanan Anda.
5. Pantau tren dan kompetitor
Cara mengelola usaha kecil di Jakarta berikutnya adalah dengan memantau trend dan kompetitor. Bukan maksud menduplikasi, Anda bisa memantau perkembangan kompetitor sebagai acuan mengembangkan usaha.
Di samping itu, Anda juga bisa melihat apa kekurangan kompetitor untuk dijadikan nilai tambah bagi usaha Anda.
6. Beli bekal bagi karyawan
Jika usaha Anda membutuhkan karyawan, jangan lupa membekali mereka dengan ilmu pengetahuan dasar-dasar tentang usaha Anda. Dengan begitu, mereka tidak hanya membantu memasarkan, tetapi juga mengembangkan.
7. Pertimbangkan penjualan online
Selama usaha Anda bisa dijual online, lakukanlah. Pasalnya, saat ini transaksi online lebih banyak diminati berkat kemudahan aksesnya. Belum lagi, beberapa e-commerce menyediakan diskon khusus bagi penggunanya.
8. Beranikan kembangkan usaha di luar kota
Jika usaha Anda di Jakarta memang sulit berkembang karena pesaing cukup gencar, tak ada salahnya untuk mencari peruntungan di kota lain.
Karena itulah, penting untuk benar-benar memperhatikan perkembangan usaha Anda dan tahu kapan saat yang tepat untuk memulai hal baru atau menghentikannya. Itulah sejumlah tips mengelola usaha kecil di Jakarta.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran
-
Menteri Perdagangan Kejar Menteri Desa, Minta Penjelasan tentang Pembatasan Alfamart dan Indomaret
-
Menkeu Purbaya: Belum Ada Anggota DPR Ikut Seleksi OJK
-
Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
-
Bea Cukai Tindak 249 Juta Rokok Ilegal di Januari 2026
-
Alfamart-Indomaret Dominasi, Menkop: Aturannya Ada di Daerah
-
Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Bos Agrinas Pangan Siap Menghadap Dasco, Terangkan Maksud Impor Pikap
-
Penerimaan Bea Cukai Anjlok 14% Jadi Rp 22,6 Triliun di Januari 2026