Suara.com - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berkomitmen memperluas inklusi keuangan di era digital dengan menggandeng platform solusi dan layanan finansial digital, Duluin.
Kerjasama ini menambah employee benefit solution bagi nasabah payroll BNI.
Kolaborasi ini dukukuhkan lewat penandatanganan kerja sama antara Senior Vice President Consumer Segment Division BNI Sri Indira dan CEO Duluin Isa Nuruddin Ahmad.
Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Coorporate Secretary BNI Okki Rushartomo, Division Head Subsidiaries Management BNI Emil Azhary dan CFO BNI Ventures Lugas Prancafitri.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan bahwa kolaborasi ini mencakup pemasaran dan akuisisi produk serta layanan bersama, khususnya dalam menyediakan akses terhadap Earned Wage Access (EWA) bagi perusahaan yang menggunakan sistem payroll BNI.
"BNI berkomitmen untuk terus memperluas inklusi keuangan dengan menggandeng mitra-mitra strategis seperti Duluin, sebuah platform solusi dan layanan finansial digital. Melalui kolaborasi ini, BNI tidak hanya menghadirkan inovasi dalam layanan keuangan, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat dan perusahaan dalam mengelola keuangan mereka secara lebih fleksibel," kata Okki dalam keterangannya, Jumat (14/3/2025).
Perusahaan pengguna payroll BNI dapat memanfaatkan layanan EWA dari Duluin, yang memungkinkan karyawan mengakses gaji lebih awal berdasarkan hari kerja.
Okki menjelaskan bahwa solusi ini membantu karyawan memenuhi kebutuhan mendesak tanpa bergantung pada pinjaman berbunga tinggi, sehingga mendukung kesejahteraan finansial mereka.
CEO Duluin, Isa Nuruddin Ahmad menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk menyediakan solusi keuangan yang lebih fleksibel bagi pekerja.
Baca Juga: Bos BNI Buka Suara Soal Sritex Mau Diselamatkan, Nasib Utang Gimana?
“Dengan hadirnya Duluin secara lebih luas, kami berharap kesejahteraan karyawan meningkat tanpa mengganggu arus kas perusahaan. Selain itu, inisiatif ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Sementara itu, Senior Vice President Consumer Segment Division BNI Sri Indira, menegaskan komitmen BNI dalam menghadirkan layanan keuangan inovatif.
“Kami terus berupaya memberikan solusi finansial yang relevan di era digital, salah satunya dengan berkolaborasi bersama startup binaan BNI Ventures seperti Duluin,” ungkapnya.
Kerja sama antara BNI dan Duluin ini diharapkan dapat menjadi solusi yang saling menguntungkan bagi perusahaan, karyawan, dan industri perbankan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Usaha Mining Bitcoin Milik Donald Trump Rugi Besar
-
IHSG Melemah Sepekan, Saham BUMI Jadi Salah Satu Faktor
-
Realisasi Penjualan CLEO Kuartal III 2023 Capai Rp2,09 Triliun
-
Perang Timur Tengah: Sejumlah Penerbangan di Bandara Soetta Resmi Dibatalkan
-
Harta Kekayaan Riva Siahaan, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga
-
Harga Emas Stabil di Pegadaian, Bertahan Kisaran 3 Jutaan pada 1 Maret 2026
-
Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!
-
Iran Tutup Selat Hormuz, Harga Minyak Diprediksi Naik Dua Kali Lipat!
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional