Suara.com - Nasib PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex dikabarkan akan dibangkitkan kembali oleh pemerintah. Salah satunya, akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk kembali beroperasi.
Kekinian, perusahaan tekstil masih dipegang kedali oleh kurator, setelah dinyatakan pailit dan melakkan pemutusan hubungan kerja (PHK) para karyawannya.
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, Royke Tumilaar menyebut, sebagai kreditur telah mendengar rencan tersebut.
"Saya sudah tahu (rencana penyelamatan Sritec). Kita dengar saja dulu," ujar Royke ketika ditemui awak media di Menara Danareksa, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Royke mendukung rencana tersebut, karena sebagai kreditur kabar tersebut merupakan hal yang baik. Dengan begitu, bisa beroperasi dan bisa membayarkan semua utangnya.
"Bagus. Saya sih nunggu saja, kreditur, kita nunggu saja. Gini, kalau ada itu jadi lebih baik, akan jauh lebih bagus. Dari yang sudah mati, terus hidup, bagus," beber dia..
Meski demikian, Royke mengaku, hingga saat ini belum ada pembayaran dari pihak Sritex. Untuk diketahui, Sritex memiliki utang sebesar Rp374,8 muliar kepada BNI.
"Masih, gak ada perubahan," pungkas Royke.
Baca Juga: Erick Thohir Dapat Hadiah Kejagung Kelola Ratusan Hektare Lahan Sawit Hasil Sitaan
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham