Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND menyalurkan bantuan sosial (bansos) sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Tahap I-2025 kepada 6.961 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Penyaluran bansos sembako dan PKH ini dilaksanakan di 25 outlet Kantorpos di Tanjungpinang. Sebanyak 25 outlet tersebut terdiri atas satu Kantor Cabang (KC) dan 24 Kantor Cabang Pembantu (KCP).
Executive Manager Kantorpos KC Tanjungpinang Ferry Ricardo memastikan proses penyaluran dilakukan dengan baik. Hal tersebut tak lepas dari mekanisme yang dilakukan Kantorpos.
Salah satunya adalah berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti Dinas Sosial, pendamping PKH, aparat desa, dan RT/RW.
"Kami terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Sosial, pendamping PKH, serta aparat desa dan RT/RW. Tujuannya adalah mempercepat proses penyaluran, termasuk menentukan lokasi dan waktu distribusi agar lebih efisien," ujar Ferry ditulis Senin (17/3/2025).
Ada tiga mekanisme yang dilakukan Pos Indonesia dalam menyalurkan bansos ini. Mulai dari penyaluran melalui Kantorpos, komunitas, dan door to door.
Mekanisme door to door ini khusus bagi KPM yang mengalami kendala mobilitas, yaitu sedang sakit, lansia, dan disabilitas.
"Kami mengunjungi langsung rumah penerima, terutama bagi lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang sedang sakit. Dalam proses ini, petugas Pos biasanya didampingi oleh pendamping PKH untuk memastikan bantuan diterima dengan tepat," ucapnya.
Pihak Kantorpos KC Tanjungpinang bukan tanpa hambatan saat melakukan penyaluran bansos ini. Menurut Ferry, wilayah Tanjungpinang memiliki tantangan tersendiri karena wilayahnya yang terdiri atas beberapa pulau, termasuk Natuna, Anambas, Lingga, dan Pulau Bintan.
Baca Juga: Bansos PKH Maret 2025 Rp600.000 Segera Disalurkan, Begini Cara Cek dan Mencairkan
Meskipun demikian, ia memastikan bahwa hingga saat ini tingkat keberhasilan penyaluran mencapai 99 persen.
"Kami harus menggunakan berbagai moda transportasi seperti speedboat dan pompong untuk mencapai lokasi. Terkadang, cuaca menjadi kendala sehingga perjalanan bisa memakan waktu berhari-hari atau bahkan harus menginap," jelas Ferry.
Kelancaran dalam menyalurkan bansos sembako dan PKH ini juga tak lepas dari semangat yang ditunjukkan para juru bayar Kantorpos.
Mereka selalu menjalani tugasnya dengan baik, terutama dalam melakukan verifikasi data para KPM agar bantuan bisa sampai tepat sasaran.
"Saat di lokasi, kami memverifikasi identitas penerima dengan data yang kami miliki, termasuk NIK, nama, alamat, dan jumlah bantuan yang diterima," kata juru bayar Kantorpos KC Tanjungpinang, Fariza Riza.
Dalam sehari, Fariza mampu menyalurkan bantuan kepada sekitar 30 hingga 50 penerima, bergantung kondisi di lapangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
IHSG Ditutup Perkasa ke Level 7.100, Ini Pemicunya
-
Aksi Nyata Peduli Bumi, Pegadaian Inisiasi Gerakan PURE Movement
-
BI Kuras Devisa Negara Triliunan Demi Rupiah Menguat 'Se-Perak Dua-Perak'
-
Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen
-
Rupiah Cetak Rekor Buruk ke Level Rp17.326 per Dolar AS
-
Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah
-
Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun
-
Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya
-
Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot