- Pilih menu Bayar/Beli, lalu pilih Lainnya, kemudian E-Commerce.
- Masukkan kode OVO 60001 diikuti nomor HP terdaftar.
- Masukkan nominal top up sesuai kebutuhan.
- Ikuti instruksi di layar hingga transaksi selesai.
2. Lewat Mandiri Online/Internet Banking
- Login ke aplikasi Mandiri Online atau Internet Banking.
- Pilih menu Pembayaran, lalu pilih Multipayment.
- Pilih OVO dan masukkan nomor ponsel terdaftar.
- Tentukan nominal top up.
- Ikuti langkah berikutnya hingga transaksi berhasil.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, pengguna bisa melakukan top up OVO Rp 2 juta dengan mudah melalui Bank Mandiri. Pastikan akun sudah terverifikasi dan gunakan kode virtual account yang benar agar transaksi berjalan lancar.
Apa Itu OVO?
OVO adalah aplikasi dompet digital yang memudahkan transaksi keuangan dan memberikan loyalty rewards kepada penggunanya.
OVO didirikan oleh Lippo Group dan mendapatkan izin e-money dari Bank Indonesia pada 25 September 2017. Dengan berbagai fitur unggulan, dompet digital OVO terus berkembang sebagai salah satu layanan pembayaran digital yang banyak digunakan di Indonesia.
Melalui OVO Cash, pengguna bisa melakukan pembayaran di berbagai merchant rekanan, sementara OVO Points dapat dikumpulkan dan digunakan untuk transaksi tertentu.
Berita Terkait
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya
-
Naik TransJakarta Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Rosan Roeslani Tegas Bantah: Tak Ada Rencana Rombak Direksi dan Komisaris Bank Himbara
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026