Pada halaman utama, cari opsi "Top Up & Tagihan" lalu pilih "OVO".
3. Masukkan Nominal
Tentukan jumlah saldo OVO yang ingin diisi (minimal biasanya Rp10.000).
4. Pilih Metode Pembayaran
Pilih "Kartu Kredit" sebagai metode pembayaran.
5. Masukkan Detail Kartu Kredit HSBC
Input nomor kartu kredit HSBC, tanggal kadaluarsa, dan kode CVV.
6. Konfirmasi Pembayaran
Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi, termasuk verifikasi jika diperlukan (misalnya kode OTP dari HSBC).
7. Cek Saldo OVO
Setelah pembayaran berhasil, saldo OVO kamu akan bertambah dalam beberapa menit.
Catatan Penting
- Pastikan kartu kredit HSBC kamu sudah diaktifkan untuk transaksi online dan mendukung 3D Secure (biasanya memerlukan OTP untuk verifikasi).
- Ada kemungkinan biaya tambahan dari Tokopedia atau HSBC untuk transaksi ini, tergantung kebijakan masing-masing.
- Jika opsi kartu kredit tidak muncul, bisa jadi layanan ini sementara tidak tersedia atau dibatasi oleh pihak ketiga.
- Alternatif lain, kamu bisa menggunakan HSBC Internet Banking atau Mobile Banking untuk mentransfer dana ke rekening bank terlebih dahulu, lalu dari rekening tersebut melakukan top up OVO melalui virtual account HSBC (kode bank 087 diikuti nomor telepon OVO).
Langkahnya adalah:
- Login ke HSBC Internet Banking.
- Pilih menu "Transfer" ke rekening bank lain.
- Masukkan kode virtual account OVO untuk HSBC (contoh: 087 + nomor HP OVO).
- Masukkan nominal dan selesaikan transaksi.
Jika kamu ingin konfirmasi lebih lanjut, saya sarankan menghubungi layanan pelanggan OVO di 1-500-696 atau HSBC di 150-0700 untuk memastikan metode terbaru yang berlaku per 19 Maret 2025.
Berita Terkait
-
Kantongi 5 Alat Bukti, Bareskrim Polri Jerat Founder PT DSI Sebagai Tersangka Baru
-
Korupsi Haji, Bos Maktour Blak-blakan Pernah Temui Yaqut Minta Kuota Haji Khusus
-
Keanu Agl Dicecar 25 Pertanyaan dalam Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
-
Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei
-
Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?